Listrik Sering Padam Saat Warga Sembahyang, PLN Rayon Kuala Tungkal Didemo

Belasan massa aksi di depan kantor PLN Rayon Kuala Tungkal menuntut agar PLN mengatasi masalan listrik yang kerap padam.

Listrik Sering Padam Saat Warga Sembahyang, PLN Rayon Kuala Tungkal Didemo
Tribunjambi/Darwin
Belasan massa aksi menuntut PLN Rayon Kuala Tungkal atasi permasalan listrik di Tanjab Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Belasan massa aksi di depan kantor PLN Rayon Kuala Tungkal menuntut agar PLN mengatasi masalan listrik yang kerap padam. 

Aliansi Bersatu dari sejumlah organisasi massa di Tanjab Barat melakukan aksi di depan kantor PLN Rayon Kuala Tungkal menuntut agar tidak terjadi lagi pemadaman listrik.

Koordinator aksi, Sudirman, dari LSM Rajawali Sakti mengatakan aksi mereka berdasarkan keluhan masyarakat Tanjung Jabung Barat yang kerap kali mengalami pemadaman listrik.

"Masyarakat hanya menginginkan penerangan, terkait teknis kan itu urusan PLN," ujarnya.

Diungkapkannya yang menjadi keluhan masyarakat tersebut dikarenakan pada saat melakukan salat listrik kerap padam.

"Setiap Magrib kita rasakan sendiri, Isya kita rasakan, ditengah-tengah orang sembahyang listrik mati (padam). Kita menginginkan di sini PLN bijaklah sedikit untuk menyikapi permasalahan ini," ujarnya.

Baca: Pulau Pandan Digerebek, 12 Orang Ditangkap, Polda Jambi Dalami Jaringan Narkoba Lapas Jambi

Baca: Keluarga Bram Cs Minta Maaf, Irwan: Saya Maafkan Tapi Hukum Tetap Berjalan

Baca: Kesal, Hakim Pengadilan Negeri Jambi Sebut Bram Cs Pagar Makan Tanaman

Baca: VIDEO: Unik! Seekor Paus Beluga Kembalikan Ponsel Seorang Wanita yang Terjatuh di Laut

Baca: Lima Bedeng di Bungo Habis Terbakar, Pemilik Hanya Bisa Nangis Lihat Rumahnya Jadi Arang

Sementara itu Luqman Hakim, Manager PLN Rayon Kuala Tungkal menanggapi aspirasi yang disampaikan massa. Ia mengatakan kondisi ini dikarenakan faktor alam dan jarak yang terlalu jauh.

Dia juga mengrapesiasi atas aspirasi yang disampaikan aksi massa tersebut. Dia mengatakan pada dasarnya pihak PLN tidak ingin adanya pemadaman, namun dikarenakan faktor lain sehingga terjadi pemadaman.

"Perlu digarisbawahi kami pihak PLN tidak mau terjadinya pemadaman. Cuman kalau itu terjadi, biasanya disebabkan oleh faktor alam, faktor gangguan cuaca, atau dari faktor binatang dan tanaman yang mengganggu," ujarnya.

Luqman mengaku sebagai upaya jangka pendek mengatasi pemadaman listrik, hampir setiap hari pihaknya memangkas (Row) yang ditumbuhi tanaman.

"Upaya jangka panjang kita akan membangun gardu induk 1x30 Mva di simpang empat Sungai Saren, dan di Kuala Dasal, Tungkal Ulu 1x 30 Mva," katanya.

Sehingga ke depannya dia meyakinkan untuk kebutuhan listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan terpenuhi secara menyeluruh.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved