Viral di Facebook
Uang Palsu di ATM Viral di Facebook, Ketahuan Usai Petugas POM Sengaja Siramkan Bensin, Ini Hasilnya
Lantaran tak membawa uang yang cukup, perekam video yang belum tersebut kemudian untuk mengambil uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Terungkap saat Petugas POM Sengaja Siramkan Bensin, Uang Palsu Beredar di Kediri Viral di Facebook
TRIBUNJAMBI.COM - Peredaran uang palsu masih terjadi.
Video beredarnya uang palsu di kota Kediri beredar melalui media sosial Facebook.
Video tersebut diunggah oleh pengguna akun Facebook Ahmad Hudlori, pada Rabu (8/5/2019).
Dalam keterangan video yang beredar, awalnya perekam video berniat untuk mengisi bahan bakar mobil yang dikendarainya lantaran indikator bahan bakarnya sudah memasuki jarum E (empty/kosong).
Viral Uang Palsu Beredar di Kediri, Pembeli BBM Ditolak Padahal Baru Saja Ambil Uang dari ATM
Pada video unggahan tersebut, diketahui perekam video hendak melakukan perjalanan menuju Kota Blitar.
Lantaran tak membawa uang yang cukup, perekam video yang belum tersebut kemudian untuk mengambil uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Baca: Ustaz Bachtiar Nasir Ditetapkan Jadi Tersangka, Prabowo Subianto: Ini Kriminalisasi pada Ulama
Baca: Kesaksian Dokter Kejiwaan Diyakini Bisa Meringankan Ratna Sarumpaet, Bilang Ingin Bunuh Diri
Baca: Tiga Hari Keliling Pulau Kalimantan, Akan Tentukan Ibu Kota RI, Daerah Mana yang akan Dipilih Jokowi
Baca: Dalam Syariat Islam, Ini Hukuman Bagi Siapa yang Menghina Nabi Muhammad, Cambuk atau Dibunuh?
Ia mengambil uang sejumlah Rp 200 ribu dengan jumlah 4 pecahan senilai Rp 50.000.
Setelah mengambil uang di mesin ATM, perekam video kemudian pergi ke pom bensin terdekat untuk segera mengisi bahan bakarnya.
Ia kemudian memutuskan untuk mengisi bahan bakar mobilnya sebanyak Rp 150.000.
Ketika pengisian bahan bakar mobil tersebut selesai, ia kemudian menyerahkan uangnya kepada pegawai pom bensin tersebut.
Tiba-tiba perekam video dikagetkan dengan inisiatif pegawai pom bensin yang menanyakan apakah satu di antara tiga pecahan uang Rp 50.000 tersebut boleh ia siram menggunakan bahan bakar.

Heran dengan permintaan sang pegawai pom bensin, perekam video kemudian menanyakan alasannya.
Betapa terkejutnya perekam video ketika pegawai pom bensin tersebut mengatakan bila uang yang ia serahkan merupakan uang palsu.