Ramadan 2019
Bolehkah Makan dan Minum Saat Masuk Imsak, Masih Sahkah Puasa Ramadan, Berikut Penjelasannya
Umat muslim sudah terbiasa dengan jadwal imsakiyah. Yakni waktu memberi tanda berhenti makan dan minum, sebelum azan Subuh berkumandang.
TRIBUNJAMBI.COM- Umat muslim sudah terbiasa dengan jadwal imsakiyah.
Yakni waktu memberi tanda berhenti makan dan minum, sebelum azan Subuh berkumandang.
Namun, masih ada yang ragu-ragu, apakah boleh makan dan minum setelah imsak tiba?
Berhubungan momen bulan puasa Ramadan ini, ada baiknya mencari kepastian agar tak salah berbuat sesuatu.
Dikutip dari KonsultasiSyariah.com, berikut penjelasan soal makan dan minum saat waktu imsak.
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Allah berfirman,
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
Baca: Kultum Ramadan Ahli Ibadah yang Masuk Neraka Cocok Dibacakan Sebelum Salat Tarawih
Baca: Benarkah Berenang Dapat Membatalkan Puasa Ramadan 2019/1440 H? Ini Penjelasannya!
Baca: 10 Tips Sukses Melaksanakan Ibadah Sepanjang Bulan Ramadan,Simak Caranya Ya
Makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu terbit fajar. (QS. Al-Baqarah: 187)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah memberikan izin untuk makan, minum, atau melakukan hubungan badan sampai kita benar-benar yakin, fajar telah terbit.
Di tempat kita, ini ditandai dengan waktu subuh.
Di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ada dua sahabat yang bertugas mengumandangkan adzan di waktu subuh.
Bilal dan Ibnu Ummi Maktum.
Bilal melakukan adzan awal, yang dikumandangkan sebelum subuh, dan Ibnu Ummi Maktum melakukan adzan setelah masuk waktu subuh.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammenyuruh para sahabat yang sahur, untuk tetap makan minum hingga Ibnu Ummi Maktum melakuakn adzan.