Pemkot Jambi Rencanakan Seberang Kota Jambi Jadi Kawasan Wisata Religi

Pemkot Jambi merencanakan akan segera membuat Jambi Seberang menjadi pusat wisata religi.

Pemkot Jambi Rencanakan Seberang Kota Jambi Jadi Kawasan Wisata Religi
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Rumah Batu di Olak Kemang, Seberang Kota Jambi, Jumat (29/6/2018) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemkot Jambi merencanakan akan segera membuat Seberang Kota Jambi menjadi pusat wisata religi. Keinginan tersebut karena Kecamatan Danau Teluk dan Pelayangan memiliki kultural budaya dan sejarah Jambi yang banyak berasal dari Seberang.

Seperti budaya asli berupa rumah bertiang, pakaian, serta makanan yang banyak berasal dari Seberang. Menurut Maulana ada tiga hal yang kuat agar Seberang diutamakan menjadi pusat wisata religi, Diantaranya sejarah, kultur dan religi.

"Apalagi di seberang banyak pesantren, sehingga sangat cocok kalau Seberang di jadikan pusat wisata religi," kata Maulana.

Namun itu semua menurut Maulana bisa dikembangkan jika akses ke Seberang dipermudah. Yakni dengan melebarkan jalan dari Aur Duri I ke Aur Duri II.

"Konektifitas dari dua jalan ini menjadi hal yang utama," ujarnya.

Baca: Wacana Pelegalan Illegal Drilling, DLH Batanghari: Pemda Tak Berhak Berikan Izin

Baca: Kemenag Bungo Ajukan Penambahan Kuota Haji 27 Orang 

Baca: Fasha Minta Kantor Diklat Kota Jambi Direhab, Dinas PU Rencanakan 2020

Baca: Data Rekapitulasi Berbeda 85 Persen, Bawaslu Pertanyakan Data Hasil Pleno KPU Bungo

Baca: 35 Nama Caleg di Merangin yang Menang di Pemilu 2019, Ada 10 Incumben

Masyarakat di Kecamatan Danau Teluk dan Pelayangan diminta memahami arah pembangunan di sana. Misalnya pihak kecamatan harus memberikan pemahaman agar masyarakat jangan berlomba-lomba membangun ruko, sehingga menghilangkan nilai sejarah dan rumah adat yang ada di Seberang.

"Jadi jangan semua membangun ruko, masyarakat harus mengerti dan paham dimana titik rumah yang harus dipelihara, sehingga tidak meninggalkan sejarah dari Seberang, " katanya.

Selanjutnya aspek keamanan. Pemuda di Seberang harus ikut serta menjaga keamanan dengan menjadi pemuda yang santun. Begitu pula kerjasama dengan TNI dan Polri, karena masalah keamanan ini sangat penting.

Untuk mendukung itu semua harus ada konektivitas dengan dunia luar. Agar itu tercapai Bandara Sutan Thaha harus menjadi bandara Internasional.

"Supaya saya dan walikota Jambi Syarif Fasha bisa mempromosikan ini semua ke dunia luar, baik luar daerah dan luar negeri memiliki akses yang mudah ke Kota Jambi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved