Warga Sarolangun Takut, Jembatan Tua Bergoyang Saat Dilintasi Truk

Warga Sarolangun dibayangi rasa takut saat melintas di atas jembatan utama Kota Sarolangun.

Warga Sarolangun Takut, Jembatan Tua Bergoyang Saat Dilintasi Truk
Tribunjambi/Wahyu
Pihak kepolisian Sarolangun juga telah mengecek jalur lalu lintas di jembatan utama Sarolangun. 

Warga Sarolangun dibayangi rasa takut saat melintas di atas jembatan utama Kota Sarolangun.

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kondisi jembatan utama di Kota Sarolangun sangat memprihatinkan.

Pasalnya jembatan yang menghubungkan Sarolangun-Bangko itu sudah mulai rapuh dimakan usia. Terlihat banyak kerusakan pada bagian jalan dan berlubang. Tak heran banyak masyarakat Sarolangun yang melintas harus hati -hati. 

Tuti, seorang pengendara misalnya, mengaku jika melewati jembatan itu harus hati-hati, karena jembatan itu jika dilewati bebarengan dengan truk bermuatan berat terasa bergoyang.

"Yo mas. Ngeri lewat sini, apolagi jembatan ko lah goyang, kayak berayun dikit, apolagi banyak lobang jugo, kadang mobil banyak stop di jembatan ni," katanya.

Pihak kepolisian Sarolangun juga telah mengecek jalur lalu lintas di jembatan tersebut.

"Kami survei, untuk buat surat ke dinas terkait seperti PU dan Dishub," kata kanit laka lantas Polres Sarolangun, Aiptu Budi muslihudin.

Baca: Nyaris Bangkrut, PT Jambi Indoguna International Dapat Tawaran Investasi dari Pusat

Baca: Tengah Malam Rumah Buruh di Jambi Digerebeg Polisi, Aparat Temukan Sabu 8 Gram

Baca: Jam Kerja Dikurangi 2 Jam Selama Ramadan, PNS Sarolangun Diminta Tetap Berikan Pelayanan Prima

Baca: CATAT! Jadwal Imsak di Seluruh Kota, Jambi, Bandung dll serta Doa Niat Sahur dan Buka Ramadan 2019

Baca: Ini 2 Doa Buka Puasa yang Sesuai Sunnah Rasulullah SAW yang Dijabarkan Ustaz Abdul Somad (UAS)

Budi mengaku, jika jembatan yang semakin parah itu dibiarkan berlalu begitu saja, akan berdampak pada pengendara. Apalagi mengingat jembatan itu sudah berusia 20 tahun lebih.

"Ditakutkan terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan di atas jembatan. Kita ketahui usia jembatan sudah 20 tahunan," katanya.

Katanya, jika terjadi penumpukan dan antrean di atas jembatan dengan berbagai macam kendaraan bertonase tinggi di atas 20 ton, dikhawatirkan jembatan akan ambrol. "Kemungkinan terjadinya jembatan ambrol atau rusak," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved