BREAKING NEWS Enam Rumah di Lambur Luar Ludes Terbakar, Bocah 5 Tahun Ikut Terpanggang
Jelang salat Isya' si jago merah ngamuk dan habiskan enam rumah warga Desa Lambur Luar, Tanjab Timur. Seorang bayi dikabarkan ikut jadi korban.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Selesai salat Isya' si jago merah ngamuk dan habiskan enam rumah warga Desa Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur, Tanjab Timur. Seorang bocah dikabarkan ikut jadi korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, kebakaran pertama kali beredar di media sosial facebook yang diunggah akun Jamal Daeng.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus berjalan. Berdasarkan informasi yang diterima dari warga sekitar, seorang bocah berusia lima tahun ikut jadi korban.
“Kabarnya ada satu anak berusia 5 tahun turut terbakar,” ujar Jamal seorang warga sekitar.
Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk di Desa Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur itu telah menghanguskan 6 rumah warga.
Baca: Dewan Soroti RPJMD Kota Jambi, Pemkot Diminta Fokus pada Pendidikan, Aset hingga Smart City
Baca: Setahun Rampok 19 Motor, Candra Jual Yamaha NMAX Rp 5 Juta
Baca: Ratusan Kotak Suara Hasil Pleno Kecamatan Tiba di KPU Tanjab Timur, Polisi dan TNI Kawal Ketat
Baca: Panca Maling Laptop, Uang dan Perhiasan di Bungo Lalu Kabur ke Curup, Tertangkap di Sarolangun
Baca: Video: Detik-detik Kepanikan saat KMP Saluang Tenggelam di Sekadau Kalimantan Barat
Sementara itu Camat Muara Sabak Timur, Zulfaisal ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian sekitar pukul 19.30 WIB saat warga selesai salat Isya'.
"Ada 6 rumah warga kita yang terbakar," ujar Zul Faisal.
Api berhasil dipadamkan setelah tim pemadam kecamatan yang dibantu oleh warga setempat dengan peralatan seadanya. Terkait adanya korban jiwa dirinya belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa atau tidak.
"Kalo korban jiwa kita masih belum bisa pastikan, namun untuk kerugian ditaksir mencapai ratusan juta," sebutnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan belum diketahui pasti apa penyebab dan asal muasal api.