April, BPJS Jambi Bayar Klaim Rumah Sakit Rp 92 Miliar

BPJS Kesehatan melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

April, BPJS Jambi Bayar Klaim Rumah Sakit Rp 92 Miliar
ist
BPJS Jambi Bayar Klaim Rumah Sakit Rp 92 Miliar. 

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM- BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit.

Diluar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Provinsi Jambi Elshe Theresia menjelaskan khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Jambi terdapat 167 FKTP dan 27 FKTRL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

"Adapun total pembayaran yang dilakukan KC Jambi adalah sebesar Rp 92.036.785.600,- sepanjang April 2019," bebernya, Selasa (16/4).

Elshe mengatakan tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out.

"Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu," tegasnya.

Baca: BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo Bayarkan Rp 26 Miliar Klaim Fasilitas Kesehatan

Baca: Ketangkap Miliki Sabu 0,5 Gram dan Senjata Api, Bos Karaoke Hawai di Jambi Dituntut Rehab 6 Bulan

Baca: Menang di PTUN Jambi, Enam Caleg Incumbent yang Dicoret KPU Sarolangun Kembali Masuk DCT

Baca: Posmat TNI AL Nipah Panjang Gagalkan Penyelundupan 20 Ribu Baby Lobster, Rp 3,5 Miliar Terselamatkan

Baca: Diterjang Banjir Bandang Jalan Lintas Jangkat Nyaris Putus, Desa di Merangin Terancam Lumpuh

Pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

Elshe menjelaskan setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP.

Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya.

"Ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan," katanya.

Adapun dengan dibayarkannya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.

"Kami berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS," tuntasnya.

Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved