Terbentur Dana, PPLP Jambi Bina 85 Atlet dari 11 Cabang Olah Raga

Terbentur Dana, PPLP Jambi Baru Bina 85 Atlet dari 11 Cabang Olah Raga

Terbentur Dana, PPLP Jambi Bina 85 Atlet dari 11 Cabang Olah Raga
Ilustrasi. epala Bidang Olah Raga Dispora Provinsi Jambi, Ahmad Taulon
Ilustrasi. epala Bidang Olah Raga Dispora Provinsi Jambi, Ahmad Taulon 

PPLP Jambi Bina 85 Atlet dari 11 Cabang Olah Raga

TRIBUNJANBI.COM, JAMBI - Perintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pemuda olah raga terus berupaya meningkatkan prestasi daerah di bidang olah raga. Salah satunya dengan mengoptimalkan pembunaan bibit atlet melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).

Namun karena terbatas dana, saat ini PPLP Dispora Provinsi Jambi baru mmpu membina 85 atlet dari 11 Cabor yang dibiayai APBD dan APBN.

Baca: Mesum Dengan Atlet Wanita di Tempat Latihan dan Foto Syurnya Beredar, Deretan Skandal Kento Momota

Baca: Kakak Luna Maya Ternyata Olahragawan Ekstrem, Tampan Lagi, Begini Hubungannya dengan Luna

Baca: Link Live Streaming RCTI Laga Liverpool vs Chelsea Malam Ini Pukul 22.00 WIB, Cek Juga di Metube.id

"APBD Kita baru delapan Cabor dan yang dibantu APBN ada tiga Cabor," kata Kepala Bidang Olah Raga Dispora Provinsi Jambi, Ahmad Taulon, saat diwawancarai Tribunjambi.com, Minggu (14/4/2019).

Disebutkan Taulon, ke delapan cabang olah raga yang dibiayai APBD tersebut adalah angkat besi, senam artistik, senam ritmik, judo, tinju, karate, pencak silat dan tenis. Sementara untuk Cabor yang PPLPnya dibiayai APBN adalah dayung, gulat dan panahan.

Namun menurut Taulon, diantara cabor-cabor tersebut tidak menutup kemungkinan bisa diganti atau menambah cabor-cabor lain melihat peluang perolehan medali di ajang-ajang kejurnas.

Baca: Sosok Yamaha NMAX 2019 Sudah Muncul, Makin Garang dengan Bodi Depan yang Lebih Tebal

Baca: Ricuh di Sydney, Ratusan WNI Tak Bisa Nyoblos, Kinerja KPU Jadi Sorotan

Baca: Dua Remaja Nekad Rampas HP Anak Kecil, Ini Kata Hakim Kepada Terdakwa di Pengadilan Negeri Jambi

"Hasil evaluasi kita, di luar ini ada Popda dengan delapan Cabor seperti basket, bulu tangkis dan lain-lain. Kalau memang ini di Popwil kita ada prestasi, memungkinkan cabor ini masuk dalam PPLP," sebut Taulon.

Dijelaskannya, rata-rata atlet binaan PPLP merupakan pelajar SMP dan maksimal kelas satu SMA saat perekrutan. Selama dibina di PPLP para atlet diinapkan di asrama dalam kurun waktu 3-4 tahun atau hingga tamat SMA jika yang bersangkutan tidak dikeluarkan. Mereka dilatih dengan pola latihan minimal 5 jam perhari, baik latihan fisik maupun latihan tekhnik.

Untuk fasilitas, semua kebutuhan para atlet seperti biaya sekolah, asrama dan makan dibiayai oleh PPLP.

"Jadi anggaran kita digunakan tidak sia-sia. Makanya ditekankan kepada atlet kalau memang tidak disiplin, tolong laporkan parah pelatihnya, kalau tidak mau ikut kita tukar. Karena ini bukan panti asuhan. Tapi untuk mencetak anak-anak berprestasi," sebut Taulon.

Baca: Kampus Berprestasi Bhakti Wijaya Kediri Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru Tahun 2019

Baca: Dua Pelajar Jambi Dikirim ke Luar Negeri, Ikut Program Pertukaran Pelajar

Baca: Warung Nasi Goreng Pelaku Mutilasi Guru Honorer Jadi Angker, AS Jerit-jerit Bilang Ketakutan

Ditambahkan Taulon, sudah ada beberapa atlet jebolan PPLP Jambi yang mempu meraih medali di ajang-ajang kejurnas. Seperti atlet panahan dan dayung. "Panahan kemaren kita juara umum peringkat ketiga di lampung, dayung tahun kemarin kita juara umum di Kejurnas Sulaewesi," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved