Dua Remaja Nekad Rampas HP Anak Kecil, Ini Kata Hakim Kepada Terdakwa di Pengadilan Negeri Jambi

Dua Remaja Nekad Rampas HP Anak Kecil, Ini Kata Hakim Kepada Terdakwa di Pengadilan Negeri Jambi

Dua Remaja Nekad Rampas HP Anak Kecil, Ini Kata Hakim Kepada Terdakwa di Pengadilan Negeri Jambi
Tribunjambi/Jaka HB
Ilustrasi. Sidang di Pengadilan Negeri Jamb 

Dua Remaja Nekad Rampas Handphone Anak Kecil, Ini Kata Hakim Kepada Terdakwa di Pengadilan Negeri Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nekat merampas handphone seorang anak berusia 13 tahun di jalan, dua pemuda ini yaitu Deni Gailan dan Bobi Afrian, harus diseret ke Pegadilan Negeri Jambi, Kamis (11/4/2019).

Dua pemuda berusia dibawah 20 tahun ini melakukan aksinya Sabtu (26/1/2019)lalu. Deni awalnya bersama Bobi dan Ragib, namun Ragib berhasil melarikan diri. Deni bersama dua kawannya ini awalnya keluar dari warnet Kalista di kawasan Simpang Pulai.

Baca: Miliki Baret Merah Seperti Kopassus, Pasukan Elite Wanita Rusia Ini Dikenal Fatal Beauty Garang

Baca: Kronologi Ahok BTP Marah-marah ke Saksi 02 di TPS Osaka, Gara-gara Sempat Ditolak Nyoblos

Baca: Detik-detik Kader Demokrat Teriak Keluar Koalisi, Hingga AHY Buat Pernyataan Sikap Soal Pemimpin

Deni kemudian bergi ke SMK Batanghari Jambi untuk menjual helmnya. Namun, sesampainya di lokasi Deni tidak bertemu dengan pembeli. Lantas mereka berdua memutuskan untuk pergi ke warnet kawasan Mayang. Tujuanya untuk membuka facebook dan menghubungi pembeli tadi.

Dalam perjalanan, tepatnya di depan fotokopi Rahmat, terdakwa melihat seorang anak kecil yang sedang memegang handphonenya. Bobi pun menyuruh Deni menghentikan sepeda motorny dan menghampiri anak tersebut.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Tonton Live Streaming Crystal Palace vs Man City, Bisa Lewat HP

Baca: Usai Pilpres 2019, Apapun Hasilnya, AHY Diprediksi Bakal Jadi Lawan Berat Prabowo di Pilpres 2024

Baca: Facebook, Whatsapp, dan Instagram Error! Gangguan Terjadi Hampir di Seluruh Dunia

Ragib kemudian meminta izin pada anak tersebut yang bernama I untuk membuka facebook melalui handphonenya. Lalu Ragbi mengetikkan pesan ke Bobi untuk mengambil saja hape anak tersebut dan menculiknya sebentar. Ragib mengatakan biar dirinya disana dengan kawan-kawan I.

Ragib memberikan handphone itu pada Bobi. Selanjutnya Bobi mengajak I bersama Deni bertemu si pembeli helm ini dengan alasan meneruskan chatnya dengan pembeli helm. Sembari menunggu di lokasi Bobi menunggu dan mengatakan pada si anak agar hapenya dipegangnya dulu.

Namun I menolak dan meminta handphonenya kembali. Namun, Bobi mengajak I ikut ketemu pembeli lain. Lantas tak jauh dari situ I disuruh turun dulu.

Deni mengajak I berjalan agak 3 meter dari mootor dan mendorong I sampai terjatuh. I langsung mengejar terdakwa. Deni dan Bobi langsung menarik gas kencang-kencang, tapi karena Deni memegang besi belakang motor, mereka pun terseret. Deni berteriak pada Bobi agar berhenti.

Lantas Dei turun dari motor dan menarik I sekaligus mengancam agar tidak mendekat ke mmotor mereka. Sontak I berteriak minta tolong sampai warga berhasil mengamankan Deni dan Bobi. Meski pun begitu Ragib berhasil kabur dan menjual handphone itu seharga 400 ribu.

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved