Dinsosnakertrans Bungo Rilis Data Kasus Kekerasan Terhadap Anak Empat Tahun Terakhir

Kasus Kekerasan terhadap Anak (KTA) di Kabupaten Bungo terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Dinsosnakertrans Bungo Rilis Data Kasus Kekerasan Terhadap Anak Empat Tahun Terakhir
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bungo terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinsosnakertrans Bungo, Muhammad Zadjius.

"Kalau melihat dari kasus-kasus tahun lalu, menurun," katanya.

Berdasarkan data yang tercatat Dinsosnakertrans Bungo, pada 2018 lalu tercatat 10 kasus. Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2017 sebanyak 32 kasus, 2016 sebanyak 32 kasus, dan 2015 sebanyak 52 kasus.

Dia menyebutkan, pada 2015 lalu tercatat 12 kasus dilakukan terhadap laki-laki dan 40 kasus terhadap perempuan. Pada 2016, tercatat 2 kasus terhadap laki-laki dan 30 kasus terhadap perempuan.

Sementara untuk tahun 2017, tidak ada kasus terhadap laki-laki dan 32 kasus terhadap perempuan. Sedangkan tahun 2018, tercatat 4 kasus terhadap laki-laki dan 6 kasus terhadap perempuan. Kata dia, kasus KTA tersebut meliputi empat bentuk kekerasan.

"Kita bagi jadi empat bentuk kekerasan. Ada kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran," jelasnya.

Baca: Rawan Money Politic, Warga SAD Akan Didampingi Tumenggung Dalam Pencoblosan di Pemilu 2019

Baca: VIDEO: Detik-detik Siswi SMA Naik ke Median Jalan hingga Terjatuh Akibat Hindari Polantas

Baca: Wabup Amir Sakib Berikan Pengarahan P2WKSS Pada Puluhan Peserta di Tanjab Barat, Ini yang Diharapkan

Baca: Terduduk Tak Berkutik, Begini Nasib Oknum Mahasiswa yang Tampar Kanit Provost Resmi Jadi Tersangka

Baca: Jika Terpilih, Murdani, Caleg di Merangin, Jambi, Ini, Janji 10 Persen Gajinya akan Didonasikan

Zadjius menyebutkan, pada 2015 lalu, terdapat 26 kasus kekerasan fisik, 25 kasus kekerasan psikis, 0 kasus kekerasan seksual, dan 1 kasus penelantaran. Untuk tahun 2016, terdapat 16 kasus kekerasan fisik, 15 kasus kekerasan psikis, 0 kasus kekerasan seksual, dan 1 kasus penelantaran.

Pada tahun 2017, terdapat 16 kasus kekerasan fisik, 6 kasus kekerasan psikis, 10 kasus kekerasan seksual, dan 0 kasus penelantaran.

Sementara itu, untuk tahun 2018, terdapat 4 kasus kekerasan fisik, 2 kasus kekerasan psikis, 4 kasus kekerasan seksual, dan 0 kasus penelantaran.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved