Berita Kriminal Jambi

Terdakwa Kirim 8 Kilo Gram Ganja Lewat Jasa Pengiriman, Tujuan Bekasi dan Cirebon

Terdakwa Kirim 8 Kilo Gram Ganja Lewat Jasa Pengiriman, Tujuan Bekasi dan Cirebon

Terdakwa Kirim 8 Kilo Gram Ganja Lewat Jasa Pengiriman, Tujuan Bekasi dan Cirebon
tribunjambi/teguh suprayitno
Ilustrasi Ganja 

Terdakwa Kirim 8 Kilo Gram Ganja Lewat Jasa Pengiriman, Tujuan Bekasi dan Cirebon

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua terdakwa perkara narkotika, Rio Herwindo dan Ahmad Sutiyono, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (6/4/2019).

Di persidangan yang dipimpin Hakim ketua Makaroda Hafad, diketahui sebanyak 8 Kg narkoba jenis ganja, dikirim dengan jasa pengiriman barang J&T. Bahkan keduanya nekat mengirim berkilo-kilo narkotika jenis ganja ke daerah pulau Jawa

Baca: Tanam Ganja Seluas 1,5 Hektare di Lahan Perhutani, Begini Penampakan Suburnya Tanaman Itu

Baca: Mencuri Kotak Amal di Masjid, Terdakwa Divonis Hakim Pengadilan Bungo, 20 Bulan Penjara

Baca: SATGULTOR-81, Satuan Anti Teror Serba Rahasia dan Misterius: 4 Fakta Pasukan Siluman Kopassus

Namun, keduanya ditangkap aparat kepolisian setelah dalam proses pengiriman barang melalui jasa J&T, paket tidak diambil selama 5 hari lebih. Sehingga petugas jasa pengiriman merasa curiga.

Total barang bukti yang berhasil diamankan petugas sebanyak 8 kilogram ganja. Sementara untuk pemesanan, dilalukan para terdakwa melalui pesan masangger.

"Paket ganja tersebut dibagi-bagi beberapa kilo, dikirim dari Jambi dengan tujuan pulau Jawa, yakni Bekasi dan Cirebon," kata jaksa penuntut umum, Susy Indriani.

Baca: TERKUAK Misteri Jatuhnya Lion Air JT610, Bos Boeing Minta Maaf: Ternyata 737 MAX Bermasalah

Baca: Ketika Mantan Preman Jadi Letkol Kopassus, Pilihan Hidup antara Menjadi Bajingan atau Tentara

Baca: Terlibat Jaringan Narkoba, Dua Pegawai Honorer di Tanjab Barat Diringkus BNNK Tanjab Timur-Baratl

Jaksa penuntut umum Susy Indriani, mendakwa mereka bersalah, melawan hukum menawarkan untuk dijual, membeli, menerima atau menyerahkan narkotika golongan 1.

Dalam perkara ini, satu pelaku lainnya yang bertindak sebagai pemesan namun belum tertangkap. Yakni ED, yang berada di Bekasi. Penangkapan dilakukan akhir 2018 lalu, saat paket ganja yang berada kantor j&t batal dikirim kurir.

Atas perbuatan terdakwa diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) uu nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Terdakwa Kirim 8 Kilo Gram Ganja Lewat Jasa Pengiriman, Tujuan Bekasi dan Cirebon (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved