TERBONGKAR, Caleg Blak-blakan Permainan Politik di Pileg 2019 Dikendalikan Pemodal Jika Menang
Channel YouTube Najwa Shihab membagikan video berisi pengakuan eksklusif dari sejumlah pihak, yang melakukan permainan politik dalam pemilihan calon l
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang calon anggota legislatif (caleg) harus mengeluarkan banyak biaya.
Biaya yang dikeluarkan caleg untuk menang menjadi anggota legislatif.
Channel YouTube Najwa Shihab membagikan video berisi pengakuan eksklusif dari sejumlah pihak, yang melakukan permainan politik dalam pemilihan calon legislatif (Pileg) 2019, Senin (8/4/2019).
Video tersebut menunjukkan pengakuan sejumlah pihak bahwa tetap ada caleg maju hanya untuk menjadi caleg boneka, atau hanya untuk kepentingan partai atau pribadi, bukan kepentingan rakyat.
Sebagaimana diketahui, terdapat 7.968 caleg yang memperebutkan 575 kurs di DPR RI pada Pemilu 2019, 17 April mendatang.
Baca: 450 Nama Daerah di Pulau Jawa pada 1400-an, Terungkap dari Naskah Kuna Bujangga Manik (2)
Baca: Deretan Kasus Pelecehan Perawat & Pasien Tahun 2018, Ada yang Disuruh Lakukan Ini Hingga Diraba-raba
Baca: Jadwal Liga Champions Prediksi Skor, Susunan Pemain Tottenham Hotspur vs Manchester City, Ada Aguero
Namun, ternyata tak semua caleg maju untuk menjadi wakil rakyat.
Berikut pengakuan mereka.
Maju untuk Menangkan Orang yang Membayarnya
Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Dalam video tersebut, seorang calon anggota legislatif berinisial BD mengaku, dirinya menjadi caleg atas perintah partai.
"Saya nyaleg itu diperintahkan oleh partai, dan saya harus patuh kepada partai," kata BD.
BD menjelaskan, di Pileg 2019 ini, dirinya ditempatkan di posisi 2 dengan tujuan untuk memenangkan orang yang sudah membayarnya.
"Kalau saya mengkampanyekan diri sendiri, saya tidak akan menang. Saya kan tujuannya untuk memenangkan bos saya. Bos saya kan sudah terkenal, logistiknya juga cukup, uangnya juga cukup, jadi saya mengkampanyekan untuk bos saya," ungkap dia.
Tanggapan Caleg Artis soal Isu Caleg Boneka
Partai yang mengikuti kontestasi di Pemilu 2019