Berita Kriminal Jambi
Pembunuh Imam Masjid di Kasang Kumpeh, Sempat Peluk Korban, Sebelum Mencoba Membacok Istri Korban
Pembunuh Imam Masjid di Kasang Kumpeh, Sempat Peluk Korban, Sebelum Mencoba Membacok Istri Korban
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Deni Satria Budi
Pembunuh Imam Masjid di Kasang Kumpeh, Sempat Peluk Korban, Sebelum Mencoba Membacok Istri Korban
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pelaku pembunuhan Abdul Fattah, yang merupakan Imam masjid sempat memeluk korban usai menikamnya dengan sebilah pisau. Hal ini di ungkapkan istri korban, Jumaini, kepada Tribunjambi.com, Rabu (3/4/2019).
Ia menjelaskan bahwa ketika Ia mendengar ada suara seperti orang kesakitan untuk meminta tolong. Kemudian Jumaini sambil berteriak takbir, berjalan mencari sumber suara yang diketahui berasal dari suaminya.
Baca: BREAKING NEWS, Imam Masjid di Kasang Kumpeh Jambi, Ditusuk Lehernya Hingga Tewas Oleh Tetangganya
Baca: Sakit Hati Sering Diceramahi, Imam Masjid di Kasang Kumpeh Jambi, Dihabisi Tetangganya Sendiri
Baca: VIDEO: Tak Kunjung Pulang saat Mencari Ikan, Masdar Ditemukan Tewas di Perairan Mendahara
Diungkapkan olehnya bahwa pada saat itu juga, pelaku yang diketahui bernama Subur juga masih berada di dekat korban.
"Terus saya teriak Allahu Akbar, Allahu Akbar, dimana suara bapak ini dimana suara bapak ini. Pas saya lihat bapak sudah bersimbah darah. Itu posisi di dekat garasi. Anak Sayo bilang samo dio, ya Allah sampe hati nian kau nganu bapak, kesalahan bapak apo di kampung ini sampe kau ngelakuin ini ke bapak," sebut Jumaini, mengisahkan.
Baca: 60 Paskibraka Kota Jambi Lolos Seleksi, 20 Diantaranya Ikut Seleksi Tingkat Provinsi dan Nasional
Baca: Mulai Besok 4 April, Bisa Belanja Online HP Samsung Galaxy A10 dan A20, Ini Harganya
Baca: Jelang Pencoblosan 17 April 2019, Survei Roy Morgan Sebut Suara Prabowo-Sandi Naik, Jokowi-Maruf?
Baca: Bunyi Aneh dari Garasi, Jadi Awal Kecurigaan Jumaini, Hingga Temukan Suami Bersimbah Darah
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa Ia bersama anaknya kemudian memeluk tubuh Abdul Fattah yang bersimbah darah. Bahkan dalam kesempatan yang sama, pelaku juga sempat memegang dan memeluk tubuh Abdul Fattah.
"Dio megang bapak jugo, tapi karno bapak itu sudah pandangannya lain liat ibu, pas dia meluk bapak, dia ikut jugo," ungkapnya.
"Kemudian saya ribut, kau apoin bapak ini, kau sendirian di sini, kau bunuh yo, kau bunuh yo bapak ini. Alangkah teganya kau tetanggo, ini bapak yang baca talkin waktu bapak kau meninggal," sambungnya.

Tidak hanya sampai di sana, setelah mendengar perkataan tersebut, Subur kembali naik pitam dan ingin mencoba menikam Jumaini. Namun, Ia sempat kabur sedangkan anaknya berteriak minta tolong, yang membuat Subur melarikan diri.
"Waktu sayo ngomong gitu, dio diam bae. Dak lamo itu dio nak bacok sayo. Sayo lari, anak sayo yang teriak minta tolong, baru lah dio kabur, sudah tu banyak orang datang. Itu lah kami minta di bawa ke rumah sakit," bebernya.
Ketika banyak warga yang datang, saat itulah warga mengatakan kepada Jumaini bahwa yang melakukan tersebut adalah Subur. Sementara itu, dikatakan oleh Jumaini pakaian yang di gunakan oleh pelaku saat beraksi berbeda dengan pada saat di tangkap.

"Itu dia pakai baju kaos merah, celana pendek. Dia sering minjam duit sama anak saya, tapi dak tau di balikin atau idak," ucapnya.
Hal lain dikatakan oleh Jumaini, bahwa pada saat kejadian kondisi pagar rumah memang tidak terkunci. Sedangkan untuk garasi kendaraan hanya terbuka sedikit. Sementara, itu ada dua kunci kendaraan yang dikatakan oleh Jumaini sampai saat ini tidak di temukan.
Baca: 3 Merek Ponsel Harga Murah Rp 2 Jutaan dengan Spesifikasi Terbaik, Ada yang RAM Hingga 6 GB
Baca: Pertama di Provinsi Jambi, Ketua Banwaslu RI Resmikan Kantor Banwaslu Bungo
Baca: KISAH Tukang Las jadi Algojo Terpidana Mati: Didekati Penyogok, Lutut Lemas Hingga Salah Gantung
"Kunci motor CBR dan Mobil Avanza itu tidak ada sampai sekarang di cari-cari. Jadi sayo raso apo mungkin dio udah masuk ke dalam rumah nyari kunci itu. Apo mungkin pas bapak tekapar itu, dio jugo nyari kunci di celano bapak, nah itu yang dak tahu," pungkasnya.
Pembunuh Imam Masjid di Kasang Kumpeh, Sempat Peluk Korban, Sebelum Mencoba Membacok Istri Korban (Samsul Bahri/Tribun Jambi)