Keluar dari Mapolda Jambi, Edi dan Novalinda Kompak Bantah Diperiksa Penyidik KPK

Empat orang saksi kasus suap pengesahan RAPBD Tahun 2017 dan 2018, kembali dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Keluar dari Mapolda Jambi, Edi dan Novalinda Kompak Bantah Diperiksa Penyidik KPK
Tribunjambi/Fadly
Edi Ngaku Tidak Diperiksa KPK, Sempat Kesal saat Diwawancarai Wartawan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Empat orang saksi kembali dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (2/4/2019). Para saksi dimintai keterangan terkait 13 tersangka dalam kasus suap pengesahan RAPBD Tahun 2017 dan 2018.

Proses pemeriksaan ini berlangsung di gedung Mapolda Jambi yang berlokasi di bilangan Jendral Sudirman, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi.

Keempat saksi adalah Hasanuddin, direktur utama PT Giant Eka Sakti, Agus Rubiyanto yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Tebo, Edi Zulkarnain dan Novalinda dari pihak swasta.

Sejumlah saksi yang berhasil ditemui awak media usai menjalani pemeriksaan tampak enggan memberikan komentar.

Seperti Novalinda yang sempat dikonfirmasi awak media mengatakan jika dirinya tidak diperiksa oleh penyidik KPK, "Bukan, saya tidak diperiksa KPK, salah," katanya.

Baca: Edi Ngaku Tidak Diperiksa KPK, Sempat Kesal saat Diwawancarai Wartawan

Baca: Rumah Lagi Direnovasi Dijebol Maling, Emas Rp 50 Juta Raib, Buhari Diringkus di Pasar Bungo

Baca: Belasan Tahun Pasar Tanggo Rajo Ilir Terbengkalai, Bupati Tanjab Barat Rencanakan Jadi Pusat Kuliner

Baca: Temui Dirut Angkasa Pura II, Fasha Perjuangkan Bandara Sultan Thaha Jadi Bandara Internasional

Baca: 20 Persen Lebih Pejabat Bungo Belum Laporkan Harta Kekayaannya

Novalinda juga berusaha menghindari awak media dengan menutupi wajah menggunakan jilbab yang dikenakannnya.

Hal yang sama juga dilakukan Edi Zulkarnain, saksi yang juga dimintai keterangan penyidik KPK untuk mendalami kasus suap RAPBD Provinsi Jambi yang melibatkan 12 anggota dan unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi serta satu pengusaha terkemuka di Jambi.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Edi Zulkarnai meninggalkan ruang pemeriksaan penyidik lembaga anti rasua yang berada di lantai 2.

Edi terlihat panik dan berjalan dengan langkah cepat berusaha menghindari awak media yang memintai keterangan terkait pemanggilan dirinya sebagai saksi.

"Ndak ada diperiksa," katanya sambil berjalan menuju parkiran Polda Jambi. Ia bahkan sempat mondar-mandir menunggu sopir yang membawa mobilnya dan terus menelpon.

Halaman
12
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved