Transaksi Pembelian UKA di Jambi Meningkat Hingga Rp 3,60 Miliar, Hal Ini yang Jadi Penyebabnya

Pembelian Uang Kertas Asing oleh Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank di Jambi pada triwulan IV 2018 tercatat sebesar Rp 3,60 miliar.

Transaksi Pembelian UKA di Jambi Meningkat Hingga Rp 3,60 Miliar, Hal Ini yang Jadi Penyebabnya
Kompas
Nilai tukar rupiah terhadap dolar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bayu Martanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi mengatakan, jumlah pembelian Uang Kertas Asing (UKA) oleh Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) di Provinsi Jambi pada triwulan IV 2018 tercatat sebesar Rp 3,60 miliar.

Jumlah tersebut tercatat naik dibandingkan triwulan III 2018 sebesar Rp 2,49 miliar, transaksi meningkat menjadi Rp 3,48 miliar pada triwulan IV 2018 dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar Rp 2,47 miliar untuk transaksi penjualan.

Peningkatan tersebut didorong oleh kebutuhan UKA untuk tujuan berlibur selama periode Natal dan Tahun Baru.

Sampai saat ini hanya dua kantor Kupva BB di Provinsi Jambi yang telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia. Dari 2 Kupva BB tersebutlah didapat data perkembangan transaksi uang kertas asing (UKA) di Provinsi Jambi meningkat signifikan sejak triwulan II 2018.

Baca: Sepeda Rp 11 Juta di Pasar Dicuri, Warga Ulu Gedong Jambi Diciduk Polisi

Baca: 600 Personel Polri dan TNI Akan Amankan Pemilu 2019 di Tanjab Timur

Baca: Pembayaran Biaya Ibdah Haji Jadi Lebih Mudah di Bank Syariah Mandiri dengan Layanan e-Channel

Baca: Kurangi Angka Kecelakaan, Dishub Muarojambi Akan Siagakan Petugas di Jalan Sungai Duren

Baca: Bantuan Rumah Nelayan Miskin, Camat Sabak Timur Mengaku Tak Tahu Jumlahnya

Kedua kupva BB yaitu PT Jambi Niaga Valasindo yang lokasinya di Jalan Kyai Haji Hasyim Asy'ari kelurahan sulanjana kecamatan Jambi Timur kota Jambi. Lalu PT delima valas Jambi yang terletak di jalan Mr assaad nomor 25 Jambi.

Kantor perwakilan Bank Indonesia provinsi Jambi aktif melakukan pengawasan baik dari dalam maupun dari luar, terhadap kupva BB berizin untuk memastikan pengembangan industri sehat dan efisien.

Bayu mengatakan, fungsi pengaturan dan pengawasan Kupva BB diperlukan dalam mencegah pemanfaatan kupva BB untuk pencucian uang pendanaan terorisme atau kejahatan lainnya.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dilakukan edukasi yang lebih intensif untuk menumbuhkan kesadaran bagi jasa penyelenggara kupva BB, terutama dalam menyampaikan identitas dan informasi lain yang dibutuhkan antara lain tujuan pembelian UKA, sumber dana untuk pembelian UKA, pekerjaan dan informasi lain yang diperlukan," pungkasnya.

Baca: Bingung Laporkan APBDes Lewat Aplikasi Siskodes, Pencairan Dana Desa di Tanjab Barat Macet

Baca: Bangunan di Atas Drainase Tak Juga Dibongkar, Pemkot Jambi Ancam Bongkar Paksa

Baca: BPPRD Kota Jambi Serahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang PBB Tahun 2019

Baca: 700 Pemilih di Batanghari Ajukan Pindah Pilih ke Luar, Warga Muara Bulian Terbanyak, Ini Alasannya

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved