WANITA Ini Meninggal Saat Melahirkan, Terjadi Hal Mengerikan: Dilakukan Secara Kejam
TRIBUNJAMBI.COM --Seorang ibu muda bernasib malang setelah melahirkan bayinya.
TRIBUNJAMBI.COM --Seorang ibu muda bernasib malang setelah melahirkan bayinya.
Sesaat setelah melihat bayinya keluar dari dalam rahimya, wanita yang seharusnya bahagia tersebut justru harus berduka.
Diwartakan Daily Mirror pada Jumat (22/3/2019), wanita bernama Alisa Tepikina (22) menjerit kesakitan saat bayinya ditarik keluar oleh tim medis.
Hal itu menyebabkan plasentanya terpisah dari rahimnya dan membuatnya terbalik dengan cara normal.
Baca: Bupati Muarojambi, Hadiri Apel Gelar Pasukan PAM Pemilu 2019 di Lapangan Akso Dano, Sengeti
Baca: Bolos Kerja Dihari Terjepit, 312 Pegawai Sarolangun Disanksi Penundaan Kenaikan Gaji Berkala
Ayah Alisa, Dmitry Malyukov (47) mengatakan, "Kami telah diberitahu bahwa kelahiran plasenta tidak terjadi."
"Anak saya menderita, dia kesakitan tetapi dokter tidak memerhatikannya," katanya.
"Dia menarik tali pusar begitu keras sehingga bisa didengar oleh seluruh rumah sakit," imbuhnya.
"Ini seperti persalinan abad pertengahan, menyebabkan kejutan rasa sakit, pendarahan hebat hingga menyebabkan koma," lanjut Dmitry.
Baca: Pengakuan Lucinta Luna Bertempur 10 Ronde dengan Suami, Ini Asal Usul Pria Itu & Penjelasan Dokter
Baca: Terakhir Pendaftarannya Hari Ini, Lowongan di Pertamina, Cek Alurnya di Rekrutmen Bersama BUMN 2019
"Sayangnya, dia tidak pernah sadar lagi," timpalnya.
Persalinan tersebut dianggap sebagai sebuah kegagalan medis, dan secara resmi menjadi penyebab kematian Alisa, menurut ibunya Svetiana Cheshko.
Alisa hanya bisa melihat sekilas ketika bayi tersebut dilahirkan sebelum akhirnya dia meregang nyawa.
Suaminya, juga demikian saat datang dia hanya diberi tahu bahwa istrinya sakit parah. Namun kenyataanya sebenarnya adalah Alisa sudah meninggal.
Baca: Bupati Safrial Kecewa dengan Pemerintah Provinsi Jambi, Komitmen Gubernur Zola Soal Perbaikan Jalan
Baca: Sinopsis & Trailer Film Dora and the Lost City of Gold yang Bakal Tayang di Bioskop, ini Jadwalnya
"Matanya tertutup oleh penutup mata, rahangnya diikat," katanya.
"Ada tabung di mana-mana, untuk ventilator paru-paru tetapi tidak ada mesin di dekatnya," lanjutnya.
"Aku memegang tangannya dan terasa begitu dingin, seorang petugas medis malah membentakku 'jangan menyentuhnya'," imbuhnya.