Dua Warga Bungo Digrebek Polisi saat Konsumsi Narkoba, Ini Pengakuan Saksi di Persidangan

Hendra alias Hen dan Efendri alias Pen, tak berkutik saat digerebek polisi September 2018 lalu. Keduanya digerebek saat mengkonsumsi narkoba

Dua Warga Bungo Digrebek Polisi saat Konsumsi Narkoba, Ini Pengakuan Saksi di Persidangan
tribunjambi/mahreza
Dua warga Bungo, menjalani persidangan di PN Bungo dalam kasus narkotika 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Hendra alias Hen dan Efendri alias Pen, tak berkutik saat ketenangan mereka diusik saat sedang berada di rumah Pen, September 2018 lalu. Keduanya digrebek anggota kepolisian Polres Bungo.

Untuk mendengarkan kronologi penangkapan, jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo, Soemarsono menghadirkan dua saksi penangkapan.

Dalam keterangannya, mereka mengaku mendapat informasi dari masyarakat.

Baca: Didatangi Jaksa, Mahasiswi Akbid di Bungo Senyum-senyum saat Diberi Pengarahan Soal Hukum

Baca: Tak Bisa Kirim Gambar Karena WhatsApp Error, Indonesia, Malaysia, Singapura Gangguan Paling Parah

Baca: Suaminya Diisukan Dekat Dengan Syahrini, Nursam Jhonlin Istri Pak Haji Bungkam, Tak Kalah cantik!

"Kami dapat informasi dari masyarakat. Katanya, di rumah Pen sering sering dipakai untuk tempat mengonsumsi narkotika," kata Agus Suwandi, satu di saksi.

Dia bilang, lokasi penangkapan di Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, Bungo.

Selanjutnya, mereka melakukan pengintaian. Dalam penangkapan itu, mereka bersama tim yang berjumlah lima orang.

"Pas kami masuk, ternyata keduanya sedang mengonsumsi narkotika," lanjut Agus.

Baca: Video Viral - Usai Lihat Saldo Rekening Korbannya, Perampok Tersenyum & Kembalikan Uang Rampokan

Baca: Setengah Hutan Mangrove di Jambi Alami Kerusakan, Tahun Ini Rencananya 3 Titik akan Direhabilitasi

Baca: REVIEW OTOMOTIF - Ketat Bersaing, New Avanza-Veloz dan Xpander-Livina di Pasaran, Ini Angkanya

Dari keteranganya, dia bilang, keduanya sedang duduk di atas sofa dan ada bong di meja yang ada di depan mereka. Dari sana, polisi melakukan pemeriksaan dan didapati barang bukti berupa sebuah pirek kaca yang berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,05 gram dan berat bersih 0.05 gram.

Selain itu, mereka juga menemukan tiga buah plastik klip sisa pakai, dua buah korek api gas, tiga buah karet dot, dan sebuah bong lengkap dengan alat isap terbuat dari pipet plastik. Mereka juga mengamankan satu unit ponsel jenis lipat warna putih.

Dari interogasi, keduanya mengaku membeli paket sabu Rp 200 ribu dari G. Keduanya dijerat pasal alternatif, pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1), atau pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1), atau pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada sidang yang akan datang, majelis hakim akan kembali menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi mahkota.

"Sidang akan kembali digelar minggu depan, tanggal 20 Maret 2019," kata hakim ketua, Melky Salahudin, menutup sidang.(*)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved