Menolak Dimutasi, Kepala BPN Muarojamb Sedang Berpikir untuk Serangan Berikutnya

Penolakan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muarojambi, Anthon untuk di mutasi ke BPN Riau menyita banyak perhatian.

Menolak Dimutasi, Kepala BPN Muarojamb Sedang Berpikir untuk Serangan Berikutnya
Kolase TribunJambi/Kementerian ATR/BPN
Anthon Kepala BPN Muarojambi dan Sekjen Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Pemberitaan menggenai penolakan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muarojambi, Anthon untuk di mutasi ke BPN Riau menyita banyak perhatian.

Pasalnya dalam konferensi pers yang dilakukan beberapa waktu lalu, Anthon mengungkapkan bahwa mutasi atas dirinya tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Hal lain diungkapkan bahwa jabatan sekretariat jenderal Kementerian Agraria tata ruang Badan Pertanahan Nasional yang diemban oleh Himawan Arif Sugoto. Menurutnya Himawan Arif Sugoto bukanlah seorang pegawai negeri dan pengangkatan dirinya tidak sesuai dengan peraturan yang ada.

Baca: Inilah 24 Wajib Pajak Badan dan 6 Perorangan Terbesar di Indonesia Tahun 2018, Sumbang Rp 418,7 T

Baca: KPU Kota Jambi Belum Pastikan Penambahan Upah Lipat Surat Suara

Baca: Di Pasar Beringin Sungai Penuh, Indra Topan Dirampok dan Dianiaya

Baca: Menolak Dimutasi, Anthon Akan Ungkap Benang Kusut di BPN Bungo, Tebo, Kota Jambi dan Tanjab Timur

Baca: Inilah Sosok Nurman Anthoni, Kepala Kantor BPN Muarojambi yang Tolak Mutasi Promosi Jabatan ke Riau

Selain itu, untuk Provinsi Jambi, Anthon mengungkapkan beberap kelembagaan BPN daerah di Provinsi Jambi memiliki banyak persoalan.

"Nanti saya akan berbicara banyak tentang persoalan-persoalan yang masih banyak meninggalkan Benang Kusut sebagaimana teman-teman juga tahu kayak di Tebo, Kota Jambi, Muara Bungo , Tanjab Timur tapi itu untuk hari-hari berikutnya," terangnya dalam konferensi pers, Senin (11/3).

Kemudian, saat tribunjambi.com kembali mengkonfirmasi apakah dirinya sudah di hubungi oleh Kementerian ATR BPN atau mungkin teguran, sampai dengan hari ini, Rabu (13/3) Ia menyebutkan bahwa dari Kementerian tidak ada mengontak dirinya.

"Tidak ada dindo," sebutnya melalui pesan WhatsApp, Rabu sore (13/3).

Sementara itu, saat di tanya mengenai langkah kedepan yang akan dilakukannya terhadap membeberkan beberapa kejangalan yang Ia sebutkan dalam konferensi Pers. Anthon mengatakan bahwa dirinya lagi berfikir untuk mengeluarkan serangan selanjutnya.

"Sabar dindo sayo lagi berpikir untuk serangan berikutnya," pungkasnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved