KPU Kota Jambi Belum Pastikan Penambahan Upah Lipat Surat Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi belum bisa pastikan biaya tambahan lipat surat suara.

KPU Kota Jambi Belum Pastikan Penambahan Upah Lipat Surat Suara
capture
pelipatan surat suara di Kota Jambi. 

Laporan wartawan Tribun Jambi Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi belum bisa pastikan biaya tambahan lipat surat suara.

Pihak KPU Kota Jambi sangat mengerti kegelisahan para peserta yang melakukan sortir dan lipat surat suara. Meski demikian mereka mengaku tidak bisa menjanjikan apapun kepada para peserta untuk menaikkan upah yang layak. Sebab mereka sendiri masih belum mendapatkan kepastian dari pihak KPU RI terhadap peningkatan upah yang semestinya.

Yatno Ketua KPI kota Jambi 3 dikonfirmasi Tribun mengaku bahwa upah yang diberikan saat ini memang relatif kecil. Meski demikian bukan berarti bahwa upah yang diberikan di KPU Kota Jambi itu yang paling kecil di Indonesia. Sebab masih ada upah yang jauh lebih kecil dari apa yang diterima oleh para peserta melipat surat suara di KPU Kota Jambi.

Baca: 11 Pohon Tumbang dalam Sehari, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Kota Jambi

Baca: KPK Akan Lakukan Pemetaan Aset Pemkab Kerinci, Ini Tujuannya

Baca: Di Pasar Beringin Sungai Penuh, Indra Topan Dirampok dan Dianiaya

Baca: Pekerja Sortir dan Lipat Surat Suara di Jambi Tak Mau Kerja Jika Bayaran Tak Naik

"Memang nilai yang diberikan ini relatif kecil. Tapi bukan yang paling rendah. Sebab, masih ada yang lebih kecil dari ini," ungkap Yanto, Ketua KPU Kota Jambi, Rabu (13/3).

KPU Kota Jambi menganggarkan upah sortir dan lipat surat suara DPRD DPR RI DPD sebesar Rp110 per lembar. Sedangkan upah untuk sortir dan lipat surat suara calon presiden dan wakil presiden sebesar Rp50 per lembar. 

"Kami tidak berani menjanjikan ada penambahan upah untuk mereka. Namun bila ada penambahan anggaran nanti akan kami naikkan upahnya," kata Yatno. 

Meski demikian, Yanto mengaku bahwa sebenarnya permintaan mereka untuk tambahan biaya upah sortir dan lipat sudah disetujui KPU RI. Hanya saja, belum diketahui besarannya. Sehingga mereka juga tidak berani menyampaikan itu kepada peserta yang melipat surat suara

"Bila memang disetujui untuk penambahan anggaran sortir dan lipat. Paling besar atau maksimal kita cuma bisa bayar Rp200 per lebar," terang Yanto.

Terhadap ancaman dan sulitnya mencari peserta untuk pelipatan surat suara. Maka pihak KPU akan memberdayakan jajarannya yang ada dari kecamatan atau PPK. Itu sudah mereka bicarakan bila terjadi kendala dengan minimnya upah sortir dan lipat surat suara. 

Baca: VIDEO: Tutorial Lengkap Cara Pengisian SPT Wajib Pajak Orang Pribadi Secara Online Via Handphone

Baca: Tak Terima Calegnya Dicoret dari DCT, Demokrat Lakukan Kajian Mendetail

Baca: 7 Saksi Dihadirkan untuk Ungkap Dugaan Korupsi SMK Lukman Al Hakim Tanjab Barat

Baca: Lelang Jabatan Eselon II, Tunggu Fasha-Maulana Genap Enam Bulan

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved