Tekan Human Error Soal Laporan Keuangan, Pemkot Sungai Penuh dan BPKP Launching SIMDA Perencanaan

"Dengan penggunaan e-Planning dapat lebih dipertanggungjawabkan laporan keuangan serta menekan terjadinya human error,"

Tekan Human Error Soal Laporan Keuangan, Pemkot Sungai Penuh dan BPKP Launching SIMDA Perencanaan
tribunjambi/heru
Pemkot Sungai Penuh - BPKP Launching SIMDA Perencanaan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Walikota Sungai Penuh diwakili Sekretaris Daerah, Munasri, menghadiri sekaligus melaunching sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi SIMDA perencanaan (e-Planning) kerjasama Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi, Jumat (8/3/2019).

Launching yang dilaksanakan di aula Kantor Walikota Sungai Penuh itu digagas Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), dihadiri oleh Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala SKPD dan seluruh Kasubbag Perencanaan dan Keuangan lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca: 44 Desa Gelar Pilkades Serentak, Pemkot Sungai Penuh Tak Ingin Tanggung Semua Biaya

Baca: Tiga Tahun Irigasi di Desa Ulu Air Rusak, Warga Minta Perhatian Pemkot Sungai Penuh

Baca: Video Bocah Ditilang Karena Dibawah Umur & Tidak Pakai Helm, Menangis Tidak Mau Dipenjara

Dalam sambutannya, Sekda Munasri memaparkan aplikasi e-Planning dapat membantu dan mempermudah dalam penyusunan perencanaan pembangunan.

Serta sebagai tindak lanjut dari salah satu rencana aksi Pemerintah Kota Sungai Penuh pada program pemberantasan korupsi terintegrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan Good Governance dan Clean Government dalam penyelenggaraan otonomi daerah di Kota Sungai Penuh," jelasnya.

Baca: Putrinya Bukan Putri Denny Sumargo, DJ Verny Hasan Mengaku Pernah Seranjang dengan Densu

Baca: Ini Tuntutan Solidaritas Save Our Sister Jambi saat Hari Perempuan Internasional

Penggunaan aplikasi e-Planning yang terintegrasi lanjut Sekda, diharapkan dapat menghasilkan informasi keuangan yang relevan, cepat, akurat, lengkap dan dapat diuji kebenarannya.

"Seluruh Kasubbag Perencanaan dan Keuangan agar mengikuti Sosialisasi dan Pelatihan ini dengan baik. Dan Kepala SKPD tetap memantau kehadiran kasubbag, karena kegiatan ini sangatlah penting," tegas Sekda.

Sementara itu, Kepala BPKP perwakilan Provinsi Jambi diwakili oleh Koordinator Pengawas Akuntabilitas Pemerintah Daerah, Salwinah, menyampaikan, penerapan sistem aplikasi SIMDA Perencanaan (e-Planning) sesuai dengan Permendagri nomor 98 tahun 2018 tentang sistem informasi pembangunan daerah dan arahan KPK yang mengharuskan pemerintah daerah menggunakan aplikasi e-Planning dalam penyusunan perencanaan pembangunan.

Baca: HASIL SURVEI: 13 dari 100 Mahasiswi di Jambi Mengalami Pelecehan Seksual, 7 Orang dari Dosen

Baca: Siasat Cerdik Rocky Gerung Naik Ambulans Demi Hindari Massa di Jember, Sempat Mendapat Ancaman

Baca: Anggota Kopassus Serda Yusdin Gugur Ditembak KKB Nduga Papua, Terkenal Berani dan Pantang Mundur

"Dengan penggunaan e-Planning dapat lebih dipertanggungjawabkan laporan keuangan serta menekan terjadinya human error," jelas Salwinah.

Dia mengakui, Kota Sungai Penuh telah mulai menerapkan e-Planning dari tahun 2018.

"Kota Sungai Penuh termasuk Kota yang cepat dalam menerapkan aplikasi SIMDA ini" ungkap Salwinah.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved