Tiket AirAsia Indonesia tak Ada Lagi di Traveloka, Dirut AirAsia Sebut Pemutusan Kerjasama Permanen

Bagi calon penumpang dipastikan tak ada lagi penjualan tiket peswat AirAsia Indonesia di Traveloka.

Editor:
Istimewa
AirAsia 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi calon penumpang  dipastikan tak ada lagi penjualan tiket pesawat AirAsia Indonesia di Traveloka.

AirAsia Indonesia memutuskan menarik seluruh penjualan tiket dari agen travel daring (online travel agent/OTA) Traveloka, pada Senin (4/3/2019).

Keputusan AirAsia Indonesia tersebut resmi diambil manajemen setelah dalam dua minggu terakhir, penjualan tiket mereka terus timbul-tenggelam di OTA yang juga merupakan salah satu unicorn (start up dengan kapitalisasi di atas 1 miliar dollar AS).

Tak tanggung-tanggung, penarikan penjualan tiket di Traveloka tak hanya berlaku untuk AirAsia Indonesia saja, tetapi juga seluruh tiket penerbangan grup AirAsia yang meliputi lima negara lain seperti Malaysia, India, Jepang, Thailand, dan Filipina.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan pun menyebutkan, pemutusan hubungan kerja sama ini berlaku secara permanen.

"Suspend ini bersifat permanen. Soal nanti kami membuka pintu kerja sama, itu kami win-win (solution) sama-sama sehat, sama-sama positif, berkembang sama-sama, besar sama-sama. Jangan karena salah satu merasa paling hebat terus bisa semau-maunya," ujar Dendy di Jakarta dilansir Kompas.com, Senin (5/3/2019).

Baca: 7 Caleg di Sarolangun, Dicoret dari DCT, Ini Daftar Nama dan Masalahnya

Baca: Video Detik-detik Hakim Ketua Marah di Persidangan Habib Bahar bin Smith Terkait Kasus Penganiayaan

Baca: Dituntut 3 Tahun Penjara, Mama Setia yang Bunuh Suaminya di Bungo, Kini Hadapi Vonis Hakim

Secara kronologis, awal kejadian hilangnya tiket AirAsia dari Traveloka untuk pertama kalinya terjadi tanggal 14-17 Februari 2019, yang bertepatan dengan masa peningkatan taraf (upgrade) sistem pemesanan pada tanggal 16 Februari 2019 yang berlangsung selama 13 jam.

Saat memberi klarifikasi, Traveloka kemudian merujuk pada 13 jam masa perbaikan ini sebagai alasan hilangnya penerbangan AirAsia dari situs.

Namun, penerbangan AirAsia kembali hilang untuk yang kedua kalinya dari Traveloka tanpa penjelasan pada 2 Maret 2019, jauh setelah upgrade sistem AirAsia selesai.

Kekecewaan pihak AirAsia pun bertambah, lantaran alih-alih merekomendasikan pelanggan AirAsia untuk mengakses laman resmi maskapai yang bermarkas di Kuala Lumpur tersebut, pihak Traveloka justru mengimbau pelanggannya untuk memesan tiket dari maskapai lain.

"Tanggal 2 Maret kemarin kembali kita merasa dirugikan tanpa ada alasan jelas dan resmi kok flight kami nggak ada lagi di Traveloka. Ada laporan, ketika customer nanya, bukannya dijawab untuk langsung ke AirAsia.com, tapi justru diimbau beli tiket maskapai lain di Traveloka. Ini mencederai bisnis yang selama ini berjalan baik," ujar Dendy.

Baca: TRIBUNWIKI - Zumi Zola dan 23 Tokoh yang Terima Gelar Adat Lembaga Adat Melayu Jambi

Baca: Alasan Daffa Wardhana Hapus Foto Chelsea Islan di Instagram, Apa Penyebab Putus?

Baca: Andi Arief Ditangkap, Respon Fahri Hamzah Sindir Partai Sebelah Jadi Bandar, Fadli Zon Ikut Aminkan

Bertepuk sebelah tangan

Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi menjelaskan, masalah utama yang membuat keputusan suspensi penjualan tiket diambil adalah sulitnya komunikasi terjalin antara kedua belah pihak.

AirAsia Indonesia pun mengaku telah mencoba menghubungi Traveloka mengenai hilangnya tiket mereka melalui e-mail.

Setidaknya, mereka telah mengirim 5 email yang hingga kemarin tak kunjung dibalas oleh pihak Traveloka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved