Pilpres 2019
Bongkar Strategi Jokowi, Ketum Golkar Airlangga Hartanto Sebut Prabowo Tak Punya Rencana Strategis.
"Saya yakin kalau 'kompetitor' bisa jadi tidak siap yang seperti ini. Ini program tahun 2020-2024," ujar Airlangga di DPP Golkar
TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membeberkan fokus Capres Nomor urut satu Joko Widodo jika terpilih kembali menjadi presiden.
Terdapat enam fokus kebijakan yang akan dilakoni lima tahun mendatang periode 2019-2024.
Bahkan Airlangga Hartarto, kompetitornya Prabowo Subianto tak siap untuk tahun 2020-2024.
Airlangga yang juga Menteri Perindustrian ini mengatakan, jika Jokowi kembali terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2019, maka program-program yang bakal dijalankan sudah jelas.
Baca: Gawat, Luna Maya Tiba-Tiba Unfollow Akun IG Syahrini dan Reino Barack
Baca: BUKA Puluhan Lowongan Kerja Jambi pada Maret 2019, Ini Daftar Nomor dan Alamat Perusahaan
Baca: Video Live Streaming Persib Bandung vs PS Tira Persikabo, Sabtu (2/3/2019), Kick Off 16.00 WIB
"Saya yakin kalau 'kompetitor' bisa jadi tidak siap yang seperti ini. Ini program tahun 2020-2024," ujar Airlangga di DPP Golkar, Jl Angrek Nely Murni, Slipi, Jumat (1/3/2019).
Airlangga menyampaikan, target pertumbuhan ekonomi pemerintah pada periode 2020-2024 berada pada kisran 5,4 persen hingga 6 persen.
"Policy empat tahun ke depan, Nawacita jilid II, sudah disiapkan oleh Pak Presiden," kata Airlangga.

Airlangga menyebutkan fokus kebijakan yang digalakkan pemerintah, yakni bakal menyasar tiga target yakni meningkatkan produktivitas, meeningkatkan daya saing ekspor manufaktur, dan menguatkan industri hulu strategis.
Fokus kebijakan ini, katanya, akan didukung oleh enam langkah strategis.
Pertama, penguatan iklim investasi, keterbukaan perdagangan dan keterlibatan di dalam jaringan produksi global.
Kemudian, penguatan kemampuan riset dan pengembangan inovasi, serta akselerasi adopsi teknologi.
Baca: Hidayat Nur Wahid: Pemilu Jangan Bikin Pilu, Pileg Jangan Sampai Pilek
Baca: WASPADA Meski Sudah Dikunci Setang, Pencuri Hanya Butuh 23 Detik Buat Gasak Motor
Baca: Tips Mengajak Anak Mendaki Gunung, Gita Sharing Pengalaman Ajak Shafira yang Masih 3 Tahun
Baca: Tahun 2019 Diprediksi Jadi Tahun Terpanas dalam Sejarah Peradaban Manusia, Ini Sebab & Dampaknya!
Ketiga, peningkatan diplomasi ekonomi dan utilisasi perjanjian perdagangan bebas.
Keempat, pengoptimalan sumber potensi pertumbuhan ekonomi.
Kemudian, langkah kelima, adalah penguatan pilar pendukung pertumbuhan sektor manufaktur.