VIDEO: Viral Video Lengkap Emak-emak, Kalau Jokowi Menang Azan Masjid akan Dilarang
Beredar video yang menyebut jika Joko Wododo terpilih kembali, tidak akan ada azan lagi.
TRIBUNJAMBI.COM - Beredar video yang menyebut jika Joko Wododo terpilih kembali, tidak akan ada azan lagi.
Video tersebut disampaikan dua perempuan dari pintu ke pintu.
Dalam video tersebut tampak dua perempuan tengah berbicara kepada salah seorang penghuni rumah dalam bahasa Sunda.
Diduga hal itu untuk memengaruhi warga agar tidak memilih Jokowi pada pilpres mendatang.
"Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tiyung. Awewe jeung awewe meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin," kata perempaun dalam video tersebut.
Baca: Selama Beraksi Dua Pelaku Ganjal ATM yang Beraksi di Jambi Kumpulkan Rp 300 Juta
Baca: Kembangkan 195 Sekolah Madrasah Diniah, Setiap Tahun Pemkab Bungo Anggarkan Hampir Rp 3 Miliar
Baca: Waspada Modus Pelaku Pembobolan ATM, Mengganjal Lalu Memperdayai Korban dan Pura-pura Menolong
Baca: Penyakit Brucellosis bisa Menular dari Hewan ke Manusia, 150 Sapi di Kerinci Diperiksa
Adapun arti dari kalimat tersebut adalah tidak ada lagi suara azan, tidak ada lagi yang memakai kerudung.
Perempuan sama perempuan boleh menikah, laki-laki sama laki-laki boleh menikah.
Bahkan di Twitter, tanda gambar (tagar) #CitraWidaPelacurPOLITIK turut menjadi trending topic.
Citra Wida dengan akun @citrawida5 disebut sebagai pengunggah pertama video tersebut oleh akun el-diablo @MemeTanpaHurufK.
Akun ini kemudian menyebut si pengunggah beralamat di Perum Gading Elok 1, Blok 14O Nomor 12A. Sayangnya, saat ini akun tersebut telah dinonaktifkan.
Kompas.com kemudian menelusuri alamat tersebut. Pemilik rumah di alamat tersebut, Aswandhi, mengaku tidak tahu apa-apa soal video tersebut.
Bahkan, dia mengaku tidak kenal dengan laki-laki dan perempuan di foto yang beredar itu.
Ketua RW 029, Perum Gading Elok 1 Karawang, Dikdik Kurniawan mengatakan, alamat yang disebut sebagai penggunggah benar ada di wilayahnya.
Namun, setelah dicek, perempuan yang disebut sebagai Citra bukanlah pemilik rumah tersebut.
"Alamat identik, tapi orangnya bukan," katanya.