Ini 5 Lokasi Legendaris yang Diincar Pemburu Harta Karun: Diantaranya Ada Kereta Emas Nazi
TRIBUNJAMBI.COM --Dalam setiap konflik besar dunia seperti Perang Dunia II kisah penjarahan benda-benda
TRIBUNJAMBI.COM --Dalam setiap konflik besar dunia seperti Perang Dunia II kisah penjarahan benda-benda berharga pasti muncul.
Sepanjang Perang Dunia II, Jerman diyakini banyak menjarah benda-benda berharga dari negara-negara yang didudukinya.
Benda-benda jarahan itu mencakup emas, perak, karya seni yang jika dinilai saat ini maka mencapai triliunan dollar AS.
Sayangnnya, banyak benda-benda jarahan itu belum kunjung ditemukan hingga saat ini. Berikut lima harga karun Perang Dunia II yang masih hilang.
Baca: VIDEO: Karyani Tampil Cantik Saat Jalani Pemeriksaan Penyidik KPK
1. Kamar Amber
Kamar Amber banyak dianggap sebagai "keajaiban dunia yang kedelapan".
Ruangan mewah itu dilengkapi panel-panel amber, dedaunan emas, cermin, ukiran, benda sepuhan emas, dan batu mulia.
Kamar mewah ini dibuat para perajin di Prussia sebelum berakhir di dekat St Petersburg, Rusia, sebagai simbol perdamaian antara kedua kerajaan.
Namun, saat Perang Dunia II dimulai, ancaman kehancuran Kamar Amber muncul di depan mata.
Saat itu, pemimpin Nazi Adolf Hitler mengerahkan tigaa juga tentara untuk menginvasi Uni Soviet dalam Operasi Barbarossa.
Baca: Lowongan Kerja 2019 - PT KAI Buka Lowongan Kondektur untuk Lulusan SMA Syarat hingga Gaji Setara PNS
Di akhir operasi ini, Jerman mengangkut banyak harta benda Uni Soviet termasuk Kamar Amber ini.
Sejak itu, tidak diketahui keberadaan benda berharga ini.
Pada 2003, sebuah replika Kamar Amber dibuat dan ditempatkan di Istana Katherine, di sebelah selatan St Petersburg.
Replika ini sudah terlihat cukup mewah dan diperkirakan membutuhkan biaya 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 7 triliun.
Meski demikian, replika ini tetap saja hanya sekadar bayang-bayang Kamar Amber yang asli.
Baca: Usai Diperiksa KPK Sulianti dan Nurhayati Pilih Bungkam