BPS Catat Nilai Tukar Petani di Jambi Naik Tipis 0,90 Persen

Berdasarkan hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan Januari 2019 naik sebesar 0,90 persen.

BPS Catat Nilai Tukar Petani di Jambi Naik Tipis 0,90 Persen
Tribun Jambi/Zulkifli
seorang petani di Tanjab Timur memanen padi di sawahnya. 

Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berdasarkan hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan Januari 2019 naik sebesar 0,90 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari 97,13 menjadi 98,01.

Dikatakan Dadang Hardiwan, Kepala BPS Provinsi Jambi, kenaikan NTP pada Januari 2019 didorong indeks harga hasil produksi pertanian yang naik sebesar 1,51 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,60 persen.

Ia memaparkan, kenaikan NTP terjadi pada empat subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 2,16 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang turun sebesar 1,06 persen, subsektor Peternakan turun sebesar 0,47 persen dan subsektor Perikanan yang turun sebesar 0,24 persen.

"Penurunan NTP terjadi pada satu subsektor, subsektor Hortikultura yang turun sebesar 0,78 persen," ujarnya, Jumat (8/2).

Baca: Besok, 13 Ribu Warga Batanghari Bakal Terima Beras 10 Kg Gratis

Baca: Sayur Organik Fakultas Pertanian Unja Mulai Dipasarkan di Supermarket, Rasanya Lebih Renyah

Baca: Berantas DBD dengan Pelihara Ikan Cupang, Ternyata Sudah Diterapkan di Satu Wilayah di Jakarta

Baca: TPS Jauh, Pedagang Pasar Sengeti Pilih Buang Sampah di Pinggir Sungai

Baca: Hasil Survei, Elektabilitas Jokowi-Amin Masih Lebih Tinggi, 56,1 Persen Berbanding 31,7 Persen

Dadang juga mengatakan, nilai indeks harga yang diterima petani (It) pada Januari 2019 naik sebesar 1,51 persen dibandingkan It Desember 2018, yaitu dari 128,48 menjadi 130,41. Peningkatan It ini didorong empat subsektor, yaitu subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 2,69 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 1,74 persen, subsektor Peternakan yang naik sebesar 1,11 persen serta
subsektor Perikanan naik sebesar 0,52 persen.

"Subsektor Tanaman Pangan, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat, subsektor Peternakan dan subsektor Perikanan yang naik," tuturnya.

Penurunan It pada satu subsektor yaitu subsektor Hortikultura yang turun sebesar 0,30 persen.

Selain nilai It, nilai indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga naik sebesar 0,60 persen pada Januari 2019. Bila dibanding dengan Ib Desember 2018, yaitu dari 132,27 menjadi 133,06.

"Peningkatan Ib didorong lima subsektor, yakni subsektor Tanaman Pangan naik sebesar 0,52 persen, subsektor Hortikultura naik sebesar 0,49 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 0,68 persen, subsektor Peternakan naik sebesar 0,63 persen, serta subsektor Perikanan yang naik sebesar 0,28 persen," tutup Dadang.

Baca: Singgung Video Settingan Warga Nangis-nangis ke Capres/Cawapres, Sudjiwo Tedjo Sebut Iklan Sampo

Baca: Kocak, Kisah Jokowi Suka Salah Sebut Apa Jualan Kaesang, Pernah Meremehkan Malah

Baca: Pemkab Tanjabbar Gelontorkan Rp 80 Miliar untuk Proyek Air Bersih, Target 2019 Mengalir ke Tungkal

Baca: Pengantin Wanita Ngamuk dan Langsung Minta Cerai Gara-gara Saat Tersandung, Ditertawakan

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved