Soal Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemkab Tanjab Timur Belum Terima Petunjuk dari Pemerintah Pusat

"Kita tunggu saja kepastiannya seperti apa, karena hingga saat ini juga belum ada petunjuk resmi terkait kenaikan gaji perangkat desa ini,” tambahnya.

Soal Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemkab Tanjab Timur Belum Terima Petunjuk dari Pemerintah Pusat
tribunjambi/abdullah usman
Kantor Dinas BKPSDMD Kabupaten Tanjab Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pemkab Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) hingga saat ini, belum mendapat informasi resmi dari pemerintah pusat, terkait wacana kenaikan gaji perangkat desa yang akan direalisasikan pada Maret mendatang.

Hingga saat ini Pemkab hanya menerima informasi kenaikan gaji itu melalui sejumlah pemberitaan nasional.

“Masih menunggu petunjuk resmi dari pusat. Sejauh ini hanya sebatas informasi dari berita nasional saja,” kata Syafarudin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjabtim.

Baca: Direvisi, Gaji Perangkat Desa Tahun 2019 Naik, Setara Dengan Gaji PNS Golongan IIA, Ini Rinciannya

Baca: Karang Gigi? Jangan Khawatir, Lakukan 6 Cara Ini dari Bahan Alami Memutihkan Gigi, Mudah Banget

Baca: Jelang MotoGP 2019, Sepertinya Valentino Rossi Mulai Tersenyum dengan Performa Mesin Baru Yamaha

Begitu juga soal sumber alokasi dana, yang digunakan untuk membayar gaji perangkat desa itu sendiri. Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak PMD, kenaikan gaji perangkat desa bersumber dari APBN.

Mengenai adanya pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani, bahwa sumber kenaikan gaji perangkat desa tetap bersumber pada APBDes atau ADD, Syafarudin mengaku belum mendapat informasi tersebut.

“Kalau informasi yang saya terima, dibebankan ke APBN mungkin nanti di poskan melalui DD. Kalau dibebankan ke ADD berarti menggunakan APBD, ini tentu menambah beban keuangan daerah kita,” jelasnya.

"Kita tunggu saja kepastiannya seperti apa, karena hingga saat ini juga belum ada petunjuk resmi terkait kenaikan gaji perangkat desa ini,” tambahnya.

Baca: Durian Musang, Buah Durian Yang Sering Dicari, Simak 6 Fakta Durian Musang, 1 kg Harganya 200 Ribu

Baca: MotoGP 2019 - Pebalap Indonesia di Moto2, Beda Kapasitas Mesin, Dimas Ekky Wajib Belajar Motor Baru

Baca: Video Mesum Muda-Mudi Tersebar di WA, Begini Penjelasan Resmi Kapolres

Baca: Della Perez Diperiksa 5 Jam, Dicecar 15 Pertanyaan & Dikonfrontasi dengan Mucikari Prostitusi Online

Untuk saat ini, besaran gaji kades di Kabupaten Tanjabtim rata-rata sebesar Rp2,5 juta. Wacananya nanti bahwa gaji kades, direncanakan akan disetarakan dengan gaji ASN golongan II. Begitu juga dengan gaji perangkat desa lainnya seperti sekdes, kaur, dan ketua RW.

Menurutnya, jika gaji kades itu katanya 100 persen dari gaji golongan II, sementara perangkat desa lainnya persentase gajinya dibawah 100 persen dari ASN golongan II.

"Tapi itu kan baru informasi, kita tunggu saja petunjuk resmi dari pemerintah pusat. Yang jelas, kami berharap rencana kenaikan gaji perangkat desa ini tidak membebani APBD,” harapnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved