Halte Sungai yang Dibangun di 4 Titik di Tanjab Timur, Dirancang Menyesuaikan Kondisi Pasang Surut

Pembangunan halte sungai sendiri, dibangun untuk penunjang konektifitas masyarakat, terutama dari sektor ekonomi dan sarana transportasi mereka.

Halte Sungai yang Dibangun di 4 Titik di Tanjab Timur, Dirancang Menyesuaikan Kondisi Pasang Surut
tribunjambi/abdullah usman
Halte sungai yang dibangun di sejumlah titik di Tanjab Timur, disesuaikan dengan kondisi pasang surut sungai 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Ini alasan Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Timur pentingnya pembangunan halte Sungai bagi masyarakat.

Selain Empat titik halte sungai yang akan dibangun pada tahun ini, sebelumnnya pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah melakukan pembangunan enam titik halte dibeberapa Kecamatan. Diantaranya Kecamatan Mendahara dan Rantau Rasau.

Pembangunan halte sungai sendiri, dibangun untuk penunjang konektifitas masyarakat, terutama dari sektor ekonomi dan sarana transportasi mereka. Paling terpenting untuk penghubung antara jalan darat dan laut.

Baca: Link Live Streaming Peluncuran Sepeda Motor yang Bakal Digunakan Rossi dan Vinalez di MotoGP 2019

Baca: Apel Bersama TNI-Polri, Danrem: Sinergitas Tanpa Memandang Rivalitas Demi Pengamanan Pemilu

Baca: Penipuan catut nama tim Ustad Abdul Simad, oknum penipu minta puluhan juta ke korban

" Karena halte sungai tersebut diutamakan untuk kawasan yang memang preoritas, yang tidak memiliki penghubung jembatan dan sebagainya. Sehingga dengan adanya halte tersebut dapat digunakan masyarakat dalam aktifitas bongkar muat barang ataupun penumpang," jelas Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Timur Yan Rizal, kepada Tribunjambi.com.

Pembaguanan halte air tersebut terbilang aman, dimana untuk bahan menggunakan rangka besi serta besi apung menyerupai tongkang.. Dengan menggunakan sistem apung sehingga jika terjadi perubahan volume air sungai tidak berpengaruh dengan keadaan halte tersebut.

Baca: Soal Tudingan Konsultan Asing, Fadli Zon : Itu Kan Fitnah, Bisa Kita Laporkan Itu

Baca: Cuaca Ekstrem, Nelayan Banyak tak Melaut, Harga Ikan Laut di Pasar Kuala Tungkal Ikut Naik

Baca: Siapa Diuntungkan dan Dirugikan di RUU Permusikan? Danilla Riyadi Bikin Petisi #TolakRUUPermusikan

"Karena di sini daerah pasang surut, jadi halte tersebut kita sesuaikan. Meski musim penghujan atau kemarau nanti tidak menjadi masalah. Bedanya hanya pada jembatannya saja bisa panjang atau pebdek," jelasnya.

Pada tahun 2018 lalu, pihaknya sukses membangun enam titik halte sungai. Dikecamatan Mendahara dan rantau rasau, dimana Kima titik halte berada di Kecamatan Mendahara ilir, dan Satunya di Kecamatan Rantau Rasau tersebar dibeberapa kelurahan yang berada dipinggiran sungai. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved