Pemekaran Desa Masih Berproses, Kasang Pudak Jadi Desa Induk

Ia menjelaskan bahwa dalam melakukan pemekaran ini, pihaknya sudah dua kali melakukan rapat membahas pemekaran Desa Kasang Pudak.

Pemekaran Desa Masih Berproses, Kasang Pudak Jadi Desa Induk
tribunjambi/syamsul bahri
Asisten I bidang Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, Najamuddin 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pemekaran Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, hingga saat ini masih dalam proses pembahasan. Hal ini disampaikan oleh Asisten I bidang Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, Najamuddin.

Ia mengatakan bahwa proses pemekaran desa memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Menurutnya, untuk melakukan pemekaran harus siap semuanya mulai batas, pemerintahan, penduduk, aset, dan lainnya yang berkaitan dengan pemekaran.

Baca: Persoalan Infrastruktur jadi PR, Penyampaian Hasil Reses Anggota DPRD Muarojambi

Baca: Nonton Siaran Langsung Laga Manchester City vs Wolves Pukul 03.00 di MNC TV dan beIN Sport 1

Baca: Suara Dengungan Panjang Disertai Warna Langit yang Menghitam Buat Geger Warga Palembang

"Jadi, harus disiapkan semuanya secara matang. Biar hasilnya optimal. Kita juga melibatkan dinas-dinas seperti Dukcapil, Disdik, Bappeda, Dinas PMD, dan lainnya. Ini agar tidak muncul masalah kemudian hari usai pemekaran," sebutnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam melakukan pemekaran ini, pihaknya sudah dua kali melakukan rapat membahas pemekaran Desa Kasang Pudak.

Di samping itu pihaknya juga sudah meninjau dan melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mengetahui layak atau tidaknya Desa Kasang Pudak untuk dimekarkan.

Baca: Sedang Berlangsung, Ini Link Live Streaming Pidato Kebangsaan Prabowo, SBY Disebut Guru & Mentor

Baca: Bila Sudah Terjadi 21 Tanda Kiamat ini, Bertaubatlah Karena Akhir Zaman Sudah Akan Datang

"Rapat ketiga akan digelar sesudah pemilu. Itu untuk mendengarkan hasil lapangan dari instansi terkait yang terlibat dalam pemekaran. Masih panjang lagi prosesnya. Kita berharap, apa yang diinginkan masyarakat bisa terealisasi," jelasnya.

"Penduduknya itu sudah banyak karena mencapai 18 ribu jiwa. Desa Kasang Pudak dimekarkan menjadi tiga desa. Selain desa induk, ada dua desa baru. Yakni Desa Tanjung Nangko dan Desa Kebon Jero. Desa Kasang Pudak sebagai desa induk," sambungnya.

Baca: Malaysia Amankan 500 Kg Sabu, Diduga Akan Diselundupkan ke Indonesia, Pulau Pinang Jadi Pintu Keluar

Baca: Beredar Foto Nikita Mirzani Dicari-cari Polisi, Puput Carolina Ungkap Kronologinya

Baca: Rania Istri Ustaz Arifin Ilham Ungkap Bagaimana Ia dan istri Lain Kompak Bergantian Menjaga

Najamuddin kembali mengingatkan, bahwa pemekaran Desa Kasang Pudak merupakan usulan masyarakat setempat. Selain wilayahnya yang luas, hal ini juga untuk peningkatan pelayanan masyarakat jika memang dimungkinkan untuk di mekarkan.

"Karena semakin dekat pemerintahan, pelayanan makin mudah. Itu yang diharapkan masyarakat. Pemkab Muarojambi akan memberikan kemudahan dan dukungan untuk proses pemekaran desa," pungkasnya.(*)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved