Satu Bulan Duit Sertifikasi Guru SMA/SMK Merangin Belum Dibayar, Ini Alasan Kadisdik Provinsi Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga Januari 2019, sertifikasi guru SMA triwulan ke IV tahun 2018 di Kabupaten

Satu Bulan Duit Sertifikasi Guru SMA/SMK Merangin Belum Dibayar, Ini Alasan Kadisdik Provinsi Jambi
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Ilustrasu---Guru sertifikasi melakukan demonstrasi menuntut tunjangan yang belum dibayarkan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga Januari 2019, sertifikasi guru SMA triwulan ke IV tahun 2018 di Kabupaten Merangin hanya dicairkan dua bulan saja, Oktober dan November. Desember belum dicairkan.

Padahal saat ini sudah memasuki 2019 atau memulai anggaran baru bagi setiap OPD.

Hal ini dikeluhkan sejumlah guru di Merangin yang baru menerima sertifikasi dua bulan.

Menurutnya pencairan triwulan ke empat baru dicairkan pada akhir Desember, namun hanya dicairkan dua bulan.

Baca: Perkembangan Hasil Uji Labor Penyebab Terbakarnya Hotel Novita Jambi, Ini Kata Polisi

Baca: Seorang Anak Perempuan Usia 10 Tahun Bunuh Diri karena Ibunya, Isi Surat yang Ditulis Ungkap Semua

Ia mengkhawatirkan karena ini sudah masuk anggaran 2019, sehingga tidak bisa lagi dicairkan. "Kurangnya sekitar Rp 3 juta lebih," kata satu di antara guru yang minta identitasnya tidak disebutkan kepada Tribun kemarin.

Namun anehnya untuk guru SMK dicairkan lengkap. Hanya SMA saja yang belum dicairkan satu bulan.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Agus Harianto tidak membantah kekurangan pembayaran uang sertifikasi tersebut.

Baca: Bikin Wanita Orgasme Tak Sulit, 4 Langkah Mudah Ini Terbukti Bikin Si Dia Terbang ke Langit ke 7

Baca: Dari Dokumen Rahasia CIA Terungkap, John F Kennedy Dibunuh Gara-gara Faktor Presiden Soekarno

Menurut dia, hampir semua guru SMA dan SMK belum menerima uang sertfikasi triwulan keempat sebanyak tiga bulan.

"Informasi itu memang batul. SMA dan SMK memang baru dibayarkan dua bulan," terangnya.

Kekurangan pembayaran ini menurutnya lantaran terlambatnya transfer dari pemerintah pusat.

Sebab, total anggaran untuk sertifikasi baru masuk ke kas daerah, setelah APBD Perubahan disahkan. Sehingga tidak bisa langsung dibayarkan.

Baca: Pemkot Gotong Royong Bersihkan Eks Pasar Talang Banjar Lama

Baca: Asita Jambi Tanggapi Harga Tiket Pesawat Tinggi, Mempengaruhi Daya Beli Masyarakat

"Dana itu sudah ada, guru-guru tidak akan dirugikan. Karena kemarin itu dana masuk setelah APBD Perubahan disahkan sehingga dalam APBD, kita tidak bisa lagi membayarkan disesuaikan untuk 2018," katanya.

Uang sertifikasi sisa 2018 itu, akan segera dibayarkan kepada guru. Akhir Januari ini, dirinya mengatakan uang sertifikasi guru untuk Desember 2018 dicairkan. (may)

Penulis: Rohmayana
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved