Berkas Revisi Visi-Misi Prabowo-Sandi Ditolak KPU, Ini Alasannya dan Tanggapan Kubu Prabowo

Penolakan itu lantaran visi-misi paslon pilpres termasuk dalam bagian dokumen yang tak terpisahkan pada

Berkas Revisi Visi-Misi Prabowo-Sandi Ditolak KPU, Ini Alasannya dan Tanggapan Kubu Prabowo
Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beserta bakal calon wakil Presiden Sandiaga Unp saat mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018). Pertemuan tersebut diadakan secara tertutup untuk media. (Tribunnews/Jeprima) 

Berkas Revisi Visi-Misi Prabowo-Sandi Ditolak KPU, Ini Alasannya dan Tanggapan Kubu Prabowo

TRIBUNJAMBI.COM - KPU RI tolak pengajuan perubahan visi dan misi pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Penolakan itu lantaran visi-misi paslon pilpres termasuk dalam bagian dokumen yang tak terpisahkan pada proses pendaftaran capres-cawapres.

"Tentu saja menjadi tidak diperbolehkan. Dasarnya mengapa tidak boleh adalah, dokumen program visi-misi itu kan bagian tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres-cawapres," kata Pramono di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Baca: Warga Sempat Panik Dengar Suara Gemuruh dari Gunung Agung, Pos Pantau: Status Level III atau Siaga

Baca: Pembunuhan Sadis Suami Istri di Belitung, Ternyata Pelaku Keluarga Korban Sendiri, Begini Motifnya

Baca: Awalnya Mengejek, Bentrokan Geng Motor Vs Waria, Akhirnya Ada yang Mengaku Kalah

Baca: 12 Januari Citilink Hapus Layanan Bagasi Gratis Ikuti Lion Air, Begini Bocoran Ketentuannya

Namun Pramono menjelaskan visi-misi yang tidak bisa diubah sama sekali ialah dokumen fisiknya. Dengan kata lain, KPU memperbolehkan capres-cawapres mengubah visi-misi mereka dalam bentuk gagasan, namun tidak dengan dokumen yang sudah diterima KPU RI sedari awal pendaftaran.

KPU RI tetap akan mempergunakan visi-misi paslon 02 yang telah diterima secara resmi sejak awal.

"Dalam bentuk komunikasi politik dalam tata ilmu, gagasan-gagasan, ide-ide baru itu ya dipersilahkan dikomunikasikan kepada masyarakat, karena itu hak pasangan calon," jelasnya.

Atas hal itu, surat penyerahan revisi visi-misi yang diterima secara resmi oleh KPU RI pada 9 Januari kemarin, pihak KPU juga telah menyampaikan surat balasannya ke kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dengan menjelaskan bahwa dokumen visi-misi hanya diterima ketika tahap penyerahan berkas pencalonan, yang mana tahapan tersebut telah selesai.

Selain itu, KPU juga sudah mempublikasikan lewat website resminya yang mencantumkan visi-misi masing-masing paslon, juga alat peraga sosialisasi kepada masyarakat luas.

"Itu kan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres-cawapres. Tahapan pencalonan capres-cawapres itukan sudah berlalu dan dokumen terdahulu itu sudah kita publikasikan melalui website KPU juga alat praga sosialisasi yang lain kepada masyarakat luas untuk diketahui," kata Komisioner KPU lainnya, Wahyu Setiawan.

Baca: Tak Bisa Mengelak, Ini Bukti-bukti Menguatkan 5 Artis AC, TP, BS, ML, RF Terlibat Prostitusi Online

Baca: Kondisi Terkini Ustaz Arifin Ilham, Selalu Diperdengarkan Murottal Al Quran di Rumah Sakit Penang

Baca: Saat Paspampres Indonesia Nyaris Menembak PM Israel Yitzak Rabin dan Pengawalnya di Lift

Baca: 128 Pejabat Eselon II-IV Diganti, Ini Daftar Kepala Dinas yang Baru di Pemkab Tebo

Baca: Mengapa Serapan Dana Desa di Batanghari Tidak mencapai Target? Ternyata Ini Sebabnya

Halaman
123
Editor: hendri dede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved