ILC (8/1/2019) - Mahfud MD : KPU Selalu Salah di Mata yang Kalah, Andi Arief Sebut Bahaya

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief melontarkan sindiran kepada Mantan Ketua MK Mahfud MD.

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunnews
Mahfud MD 

ILC (8/1/2019) - Mahfud MD : KPU Selalu Salah di Mata yang Kalah, Andi Arief Sebut Bahaya

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief melontarkan sindiran kepada Mantan Ketua MK Mahfud MD.

Hal tersebut tampak dari akun Twitter pribadinya @AndiArief_ yang diunggah pada Kamis (10/1/2019).

Andi Arief menyebut bahwa pernyataan Mahfud MD di acara Indonesia Lawyers Club tvOne (ILC) ada yang paling berbahaya.

Baca: Kumpulan Lowongan Kerja BUMN Pendaftaran Januari 2019 untuk SMA s/d S-1, Ini Link dan Syarat

Baca: Kondisi Terkini Ustaz Arifin Ilham Dibawa Berobat ke Malaysia, Alvin Faiz: Mohon Doanya

Baca: Lolos Babak Live Audition, 15 Kontestan Melaju ke Babak Live Duel Rising Star Indonesia

"Peryataan paling berbahaya dari Prof @mohmahfudmd di ILC adalah:

KPU atau siapapun yg dianggap curang kalau tidak melebihi perbedaan suara antar paslon aman-aman saja," tulisnya.

Ia pun melanjutnya sindirannya dengan berujar dengan logika berbahaya dari Mahfud MD, maka jika ada kecurangan 4 juta suara bukan masalah.

"Dengan logika berbahaya dari Prof @mohmahfudmd, kalau ada kecurangan 4 jt suara tidak apa2, selama perbedaan suara antar capres adalah 9 jt. BAHAYA," sambung Andi Arief.

Postingan Andi Arief (capture/Twitter/AndiArief_)
Postingan Andi Arief (capture/Twitter/AndiArief_) ()

Sementara itu, dalam acara ILC, Selasa (9/1/2019), Mahfud MD memberikan pendapatnya melalui sambungan telepon (video call).

Tema yang dibahas adalah 'Menguji Netralitas KPU'.

Baca: 3 Zodiak yang Beruntung dan yang Patah Hati di Bulan Januari 2019, Cek Milikmu!

Baca: TNI AD Buka Penerimaan Tamtama Gelombang I - TA 2019, Ini Syarat dan Link Pendaftaran

Awalnya, Mahfud MD mengaku tersiksa, mendengar perdebatan para tokoh soal keputusan KPU.

Menurutnya, para tokoh yang hadir hanya mengulang-ulang pernyataan yang sama tanpa ada akhir yang jelas.

"Sampai akhir yang dibicarakan enggak berubah, padahal dengan satu sesi saja sudah bisa disimpulkan seharusnya," ujar Mahfud MD.

"Kan masalah yang didiskusikan dalam debat itu, apa ada acara atau waktu untuk menyampaikan visi misi dalam debat."

"Itu terus yang diulang-ulang dan saling menyalahkan di antara mereka (paslon 1, paslon 2, KPU)," sambung Mahfud.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved