Tak Pernah Berhenti, Rutin Makan Satu Telur Setiap Hari, Lihat Dampaknya pada Sekelompok Orang Ini

Sekitar 13% yang berusia antara 30 hingga 79 tahun, mengatakan mereka makan sekitar satu telur sehari.

Editor: Nani Rachmaini
pixabay.com
Ilustrasi 

Tak Pernah Berhenti, Rutin Makan Satu Telur Setiap Hari, Lihat Dampaknya pada Sekelompok Orang Ini

TRIBUNJAMBI.COM - Pasien dengan kondisi kesehatan tertentu terkadang disarankan dokter untuk mengurangi makan telur.

Namun, hasil penelitian ternyata menyingkap manfaat telur yang belum diketahui selama ini.

Apakah Anda suka makan telur?

Jika iya, maka ada kabar baik untuk Anda.

Dilansir dari CNN pada Senin (7/1/2019), para peneliti melakukan sebuah penelitian terhadap lebih dari 400.000 orang dewasa di China.

Baca: Pemilik Anjing Tembak Mati Pria yang Lewat Setelah Anjingnya Dilempar Batu, Terungkap Penyebabnya

Baca: Tangis Keluarga Pecah, Pasangan Pengantin Baru Usai Akad Nikah Tak Bisa Malam Pertama

Baca: Kisah Misi Kopaska di Operasi Trikora Terancam Gagal, AK-47 Sudah Ludes, Untung Ada Kondom

Hasilnya penelitian yang diterbitkan pada hari ini di jurnal Heart menjelaskan bahwa orang yang makan satu telur setiap hari memiliki risiko 18% lebih rendah meninggal.

Alasannya karena makan telur setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Diketahui penyakit kardiovaskular merupakan penyakit utama yang mendasari serangan jantung, gagal gantung, aritmia, dan stroke.

Peningkatan tekanan darah, kelebihan berat badan atau obesitas, dan peningkatan gula darah berkontribusi pada risiko penyakit kardiovaskular.

Sebab penyakit ini dipicu oleh pola makan yang tidak sehat, aktivitas fisik yang tidak sehat, merokok dan penggunaan alkohol yang berbahaya.

Oleh karenanya, penelitian ini ingin mencari tahu apakah telur bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Bukan tanpa alasan, sebab di masa lalu dokter-dokter di China terkadang memperingatkan pasien untuk menghindari makan terlalu banyak telur.

Baca: Hoax Ustaz Arifin Ilham Meninggal, Yusuf Mansur dan Alvin Faiz Minta Beliau Didoakan Panjang Umur

“Alasannya meski telur mengandung protein berkualitas tinggi dan komponen nutrisi positif lainnya, mereka juga memiliki kadar kolesterol tinggi, yang dianggap berbahaya,” jelas Canqing Yu, peneliti dan seorang profesor di Beijing.

Belum lagi fakta bahwa hanya sedikit penelitian yang membahas antara telur dan penyakit kardiovaskular.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved