Modus Sopir Truk Muatan Sawit Over Kapasitas Mengakali Portal yang Dibuat Pemkab Tanjabtim

Portal yang seyogyanya dibuat untuk membatasi muatan kendaraan sepertinya tidak diindahkan oleh para sopir truk bermuatan sawit di Kabupaten Tanjabtim

Modus Sopir Truk Muatan Sawit Over Kapasitas Mengakali Portal yang Dibuat Pemkab Tanjabtim
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Sopir mengakali over kapasitas muatan kelapa sawit saat melintasi Jalan lintas Muara Sabak - Nipah Panjang 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Portal yang seyogyanya dibuat untuk membatasi muatan kendaraan sepertinya tidak diindahkan oleh para sopir truk bermuatan sawit di Kabupaten Tanjabtim.

Di Jalan lintas Muara Sabak - Nipah Panjang contohnya, supir memaksakan membawa sawit dengan over kapasitas.

Sehingga tidak dapat melintas dibawa portal Jembatan Muarasabak yang dibuat Pemda Tanjab Timur.

Sopir pun memaksa mengangkat sebagian angkutanya melintasi atas portal.

Akibat ulah sopir angkutan sawit yang nakal itu, terjadi kemacetan di ruas jalan itu. Kejadian ini terjadi Kamis (3/1/2019) siang.

Baca: Foto Vulgar? Aksi Langgar Kode Etik Polwan Brigpol DW Berbuah Pemecatan, Ini Kata Kapolrestabes

Baca: Tak Laporkan Harta Kekayaan, Rekomendasi KPK Satu Camat di Kota Sungaipenuh Dicopot Dari Jabatan

Baca: Maia Estianty Tak Tahan Lihat Gaya Pacaran Al Ghazali, Langsung Disuruh Cepat Nikah

Baca: Pemkot Jambi Anggarkan Rp 8 Milyar Untuk Kelanjutan Pembangunan Danau Sipin, Bangun Venue Speed Boat

Kondisi ini diperparah karena mobil sawit over kapasitas menutup dua sisi jalan.

Kanan dan Kiri. Sehingga, pengendara lain terpaksa menunggu angkutan sawit tersebut selesai melakukan bongkar muat.

Kondisi inilah yang membuat kemacetan yang cukup panjang.

“Seharusnya yang seperti ini ditindak saja. Kan sudah ada portal kok masih membawa sawit sepenuh itu,” sesal Suratno salah satu warga yang terkena macet.

Menanggapi ini, Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Tanjab Timur, Rezaldi saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, menegaskan akan melakukan tindakan tilang terhadap kedua mobil angkutan sawit tersebut.

Sebab, sopir tentunya telah mengetahui batas maksimum portal yang telah ada, tapi masih juga dilanggar.

“Saya akan perintahkan anggota ke lokasi. Kita akan tilang, itukan sudah over muatannya,” tegasnya.

Dijelaskan, portal diarea Jembatan Muarasabak memang dipasang secara permanen untuk saat ini. Memang dulu pernah dilakukan sistem buka tutup,dan itu dilakukan agar mobil angkutan material pembangunan dapat melintas.

“Dulu ada kita buka, itu karena ada mobil untuk pembangunan Daerah yang mau lewat. Kalau saat ini kan tidak ada lagi pekerjaan pembangunan. Makanya kita tutup total,” katanya.
 

Baca: Ini Keunggulan Penyerang Liverpool Mohamed Salah, Diincar 2 Raksasa, Madrid dan Barcelona

Baca: Reaksi Keras 5 Tokoh Setelah Ada Hoax 7 Kontainer Surat Suara Sudah Dicoblos, SBY Disentil

Baca: Rincian Kegiatan Peringatan HUT ke-62 Provinsi Jambi, Dari Jambi Expo Hingga Malam Hiburan Rakyat

Penulis: Zulkifli
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved