Pilot ini Pilih Daratkan Pesawatnya ke Sawah, Saat Tahu Ada Perintah Pesawat Soeharto Akan Terbang

Pilot ini Pilih Daratkan Pesawatnya ke Sawah, Saat Tahu Ada Perintah Pesawat Soeharto Akan Terbang

Editor: Andreas Eko Prasetyo
soeharto.co
Presiden Soeharto 

Satu pesawat mendarat darurat di Pantai Banyuwangi, Jawa Timur. Tiga awak IL28, Letnan Muda (LMU) Wulang Sutekowardi dan seorang navigator, Suyono berhasil mendarat selamat tapi pesawatnya rusak total.

TRIBUNJAMBI.COM - Pernah ada kejadian sebuah pesawat harus memilih mendarat ke sawah karena harus menunggu pesawat Soeharto yang mau terbang.

Ya, sejak tahun 1956 atau bertepatan dengan berdirinya Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal) kiprah para pilot tempur Penerbal telah mewarnai heroisme sejumlah pertempuran di tanah air.

Sepak terjang para pilot tempur Penerbal dalam berbagai misi tempur seperti Operasi Trikora, Operasi Dwikora, Opreasi Seroja, dan lainnya juga makin profesional kendati mereka harus kehilangan nyawa.

Pesawat-pesawat yang dioperasikan oleh para pilot Penerbal dalam beragam misi tempur antara lain Gannet, Casa 212, Heli Alloute II, Nomad N22/N 24. Heli Bolcow BO 105, Heli M-4, Dakota DC-3,Il-28 dan lainnya.

Baca Juga:

Jenderal Soeharto yang Sering Bantah dan Menentang Perintah, Tetapi Soekarno Tetap Luluh Padanya

Mendadak Nyali Soeharto Menciut Dengar Nama Hartinah, Sosok yang Selalu Meledek Sepupunya di Sekolah

Cerita Orang Dalam Istana yang Sebut Hal Gaib dari Soeharto Hingga Benda Pusaka yang Sangat Keramat

Ilustrasi Pesawat Tempur
Ilustrasi Pesawat Tempur (kompas.com)

Selama melaksanakan misi penerbangan baik dalam latihan maupun pertempuran dari 12 IL 28 yang tergabung dalam Skadron 500, lima di antaranya mengalami kecelakaan (accident).

Satu pesawat mendarat darurat di Pantai Banyuwangi, Jawa Timur.

Tiga awak IL28, Letnan Muda (LMU) Wulang Sutekowardi dan seorang navigator, Suyono berhasil mendarat selamat tapi pesawatnya rusak total.

Satu pesawat IL28 lainnya hilang dan tidak kembali ke pangkalan pada waktu latihan terbang navigasi di atas pulau Masalembo, Madura.

Ironisnya penerbang yang hilang di Masalembo adalah LMU Wulang yang pernah mendarat selamat di pantai.

Dua awak Il 28 yang hilang bersama LMU Wulang adalah navigator Gatot Mulyohadi dan operator senapan mesin di pesawat, Kopral Sudjati.

Baca Juga:

Gara-gara Uang Rp 100 Ribu, Rizky Nyaris Tewas Diamuk Warga Pematang Sulur

Ridho Roma Pukau Ribuan Penonton di Malam Penutupan Merangin Expo 2018

Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Pemuda Ini Belajar dari Kematian Sang Ayah

Kecelakaan berikutnya ketiga, keempat, dan kelima adalah kecelakaan saat mendarat .

Dua kali terjadi di Pangkalan Udara Kemayoran, Jakarta dan satu lagi terjadi di Pangkalan Udara Makassar, Sulawesi Selatan.
Beruntung dalam tiga kecelakaan terakhir tidak terjadi korban jiwa.

Tapi pernah ada kecelakaan unik yang menimpa pesawat transpor C-47 milik Skadron Udara 600 yang mengalami insiden saat terbang di atas udara Kerawang, Jawa Barat dan bukan karena kerusakan mesin.

Tapi karena disuruh menunggu pesawat lain yang akan terbang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved