Truk Bermuatan Kelapa Sawit Terguling, PS Bermuatan Kayu, Patah AS, Mendalo-Aur Duri I Macet
Truk yang terguling sampai Senin siang itu, juga masih tampak genangan air menggenangi jalan, sehingga kendaraan sulit untuk melintasi jalan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sebuah truk bermuatan kelapa sawit, terguling di jalan lintas Mendalo menuju Aur Duri I. Kejadian ini terjadi Senin pagi (17/12/2018) sekira pukul 04.00 WIB.
Muslim, sopir truk yang terguling tersebut mengatakan, ia tidak bisa melihat kondisi jalan yang rusak tersebut, karena kondisi jalan tertutup genangan air akibat hujan yang terjadi Minggu malam.
"Aku lewat itu terobos bae, karno kondisi banjir ado setengah meter. Jadi, dak nampak kalo ado jalan rusak di sini. Jadi, pas lah di sini, baru teguling," sebut Muslim, yang ditemui Tribunjambi.com, di lokasi kejadian.

Baca: Mengandung Bahan Berbahaya, Berikut Daftar Obat Herbal yang Disita BPOM
Baca: Pakai WhatsApp Sekarang Sudah Bisa Nonton Video Sambil Chatting, Coba Gunakan Fitur Ini
Baca: Gelar Talkshow Jamarah, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Survei BPS: Tingkat Kepuasan Jamaah Meningkat
Truk yang terguling sampai Senin siang itu, juga masih tampak genangan air menggenangi jalan, sehingga kendaraan sulit untuk melintasi jalan. Tidak hanya kendaraan bermuatan kelapa sawit, ada satu kendaraan mobil PS bermuatan kayu yang juga patah AS.
Sementara itu, pantauan Tribunjambi.com, akibat kejadian itu, mengakibatkan kemacetan panjang dari arah Mendalo menuju Aur Duri I, begitupun sebaliknya.
Sedangkan truk yang terguling masih dalam proses evakuasi memindahkan buah kelapa sawit ke truk lainnya.

"Iyo, kalau kito ni mau dak mau lah, kito pindahin kek gini biak lancar jalan. Dari subuh tadi kami nunggu sampe aek ni surut. Kami mintak lah dinas terkait atau pihak terkait seleasin masalah ini,"sebutnya
Selain itu, untuk mengurangi air yang menggenangi jalan, pihak dari Dinas PUPR Provinsi Jambi, menguras air tersebut dengan menggunakan mesin air. Sementara untuk truk bermuatan kayu masih dilakukan perbaikan.(*)