Beri Pengarahan ke Caleg & Relawan di Jambi, Jokowi Bantah Isu Antek Asing dan PKI, Ini Bantahannya
"Presiden Jokowi itu PKI ada yang mengatakan itu, 9 juta orang percaya itu menurut survei itu," ujar Jokowi.
Penulis: andika | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Calon presiden Jokowi di Jambi sempat curhat tentang isu-isu yang menimpa dirinya. Dia membantah keras tentang isu tersebut.
Joko Widodo mengatakan selama menjadi presiden RI banyak isu yang menimpa dirinya paling banyak terjadi di media sosial.
"Presiden Jokowi itu PKI ada yang mengatakan itu, 9 juta orang percaya itu menurut survei itu," ujar Jokowi.
Baca: Program KUR Perhutanan Sosial Dari BNI, Penggarap Lahan di Provinsi Jambi Bisa Mengajukannya
Baca: Jokowi Sebut Tahun 2024, Masyarakat Jambi akan Punya Sertifikat Tanah
Dia mengatakan isu ini harus segera di bantah. Karena yang mengatakan dirinya PKI itu tidak benar karena gerakan PKI itu terjadi 1966 sementara dia lahir tahun 1961.
"Mana ada PKI itu balita. Cara politik bohong begitu yang tidak beretika," ujar Jokowi.
Selain itu dalam arahannya, Jokowi juga sempat menjelaskan gambar pentolan PKI yakni DN Aidit yang diduga ada gambarnya. Dia mengatakan itu tidak benar karena itu pidatonya dilaksanakan pada 1955.
Baca: Kasus Arisan Online di Tebo Senyap, Ginanjar: Korbannya Diam, Mau Gimana Lagi
Baca: Terkendala Dana, Pemberian Gelar Adat Wakil Bupati Sarolangun Ditunda
Baca: Banyak APK Belum Dipasang, KPU Sarolangun Larang Pasang di Tempat Ibadah
"Kok ada saya. Saya saja belum lahir. Gambar fitnah," katanya.
Selain itu Jokowi juga membantah dirinya adalah antek asing. Karena dia sudah melakukan nasionalisasi terhadap aset negara seperti Blok Mahakam di Kaltim, Blok Rokan di Riau. Freeport 51 persen negoisasi di 3.5 tahun
Lalu soal kelapa sawit dan karet yang turun. Katanya itu mengikuti komoditas tersebut didunia juga naik. (*)