Pasukan 'Siluman' Milik Kopassus yang Bernama Sat Gultor 81 Dikabarkan Sudah Diterjunkan Buru KKB
Pasukan 'Siluman' Milik Kopassus yang Bernama Sat Gultor 81 Dikabarkan Sudah Diterjunkan Buru KKB
Pasukan 'Siluman' Milik Kopassus yang Bernama Sat Gultor 81 Dikabarkan Sudah Diterjunkan Buru KKB
TRIBUNJAMBI.COM - Siapa sangka, pasukan yang sangat ditunggu-tunggu rakyat Indonesia untuk dapat menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) jadi diturunkan.
Ya, siapa lagi kalau bukan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Satuan ini sudah tidak lagi diragukan, bahkan untuk sekelas pemberontak, Kopassus dapat dengan cepat menumpasnya.
Ya, tragedi berdarah yang sangat membuat Indonesia terkejut terjadi di Tanah Papua.
Baca Juga:
Cerita Korban Selamat Buruan KKB di Papua, 3 Hari Berjalan di Hutan Belantara dan Dibantu Ibu-ibu
Diturunkan Diam-diam, Pasukan Siluman Kopassus Dikabarkan Sedang Terjun Untuk Buru KKB di Papua
Temukan Foto ini, Pentolan KKB Sebut Jonny Arung Anggota Kopassus Anak Buahnya Prabowo Subianto
Sebanyak 19 pekerja jembatan Trans Papua dibantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan diberoncong peluru ke arah mereka.
Mereka yang jadi korban merupakan pekerja dari BUMN PT Istaka Karya.
Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) dikabarkan membunuh sejumlah pekerja BUMN PT Istaka Karya yang membangun jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, pada Minggu (2/12/2018).
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi menjelaskan dari data yang diperoleh, ketika kejadian pembunuhan yang dilakukan kelompok KKB tersebut, terdapat 28 pegawai BUMN PT Istaka Karya berada di kamp.
Baca Juga:
Dua Tim Andalan Sumatera Terdegradasi, Persija Juara Liga 1
Benarkah Bambang Pamungkas Pensiun Usai Persija Jakarta Juara Liga 1 Indonesia 2018?
Puasa Gelar Sejak 2001, Persija Jakarta Jadi Kampiun Liga 1 Indonesia 2018 Usai Kalahkan Mitra Kukar
Tim gabungan TNI dan Polri pun diterjunkan ke Papua untuk memburu kelompok bersenjata (KKB).
Mereka diburu usai tindakan menyerang pekerja BUMN PT Istaka Karya yang mengerjakan proyek jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua.
Sejumlah orang berhasil diselamatkan dari Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, oleh tim gabungan TNI-Polri.
Sampai saat ini baru 16 jenazah ditemukan.
Tapi tak banyak yang tahu, guna memburu KKB pimpinan Egianus Kogeya, ternyata Komando Pasukan Khusus yang (Kopassus) yang merupakan bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia, juga ikut terlibat.

Tak tanggung-tanggung, Kopassus yang dikenal memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror bahkan menerjunkan tim terbaiknya guna memburu KKB di Papua.