Peringati Hari Bakti PU ke-73, Sekda Provinsi Jambi Cerita Soal Gedung Sate di Bandung

Pada 3 Desember 1945, tepat 73 tahun yang lalu, 21 orang pegawai yang ditugasi menjaga Gedung Sate di Bandung.

Peringati Hari Bakti PU ke-73, Sekda Provinsi Jambi Cerita Soal Gedung Sate di Bandung
Tribunjambi/Nurlailis
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M. Dianto. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Upacara Hari Bakti PU ke-73 berlangsung di halaman kantor Dinas PURP Provinsi Jambi, Senin (3/12). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M. Dianto menjadi pembina upacara ini.

Tema yang diusung pada kegiatan ini adalah 'Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan Bangsa'.

Pada upacara tersebut, Sekda M. Dianto menyampaikan sambutan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Saya mengajak kita semua untuk terus bekerja sama dan menjaga kekompakan dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ujung pelosok wilayah Indonesia sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan upaya mempersatukan bangsa," ujar Dianto.

Baca: e-Tilang di Kota Jambi Mulai Hari Ini, Langgar Lalu Lintas Surat Tilang Langsung Diantar ke Rumah

Pada 3 Desember 1945, tepat 73 tahun yang lalu, 21 orang pegawai yang ditugasi menjaga Gedung Sate di Bandung yang merupakan gedung Departemen Pekerjaan Umum saat itu, menghadapi serangan pasukan sekutu.

Dalam peristiwa tersebut telah gugur tujuh orang pegawai PU, yakni Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo Soebengat, Ranu, dan Soejono yang selanjutnya kini kita kenal sebagai Pahlawan Sapta Taruna.

Kekompakan dan semangat juang yang luar biasa dari Pahlawan Sapta Taruna tersebut selalu menjadi inspirasi setiap insan PUPR dalam menjalankan tugas, khususnya pada saat ini di mana pembangunan infrastruktur dalam rangka mengejar ketertinggalan dari bangsa- bangsa lain dan menjadi prioritas.

Baca: VIDEO: Polda Jambi Uji Coba Tilang Elektronik Mulai Hari Ini, Begini Mekanismenya

Sekda juga menyampaikan Ide-ide kreatif dan inovatif harus dapat diimplementasikan dalam setiap langkah dan Infrastruktur yang dibangun, tidak hanya untuk kebutuhan dasar, namun harus digunakan untuk mendorong daya dalam upaya.

"Untuk itu semua proses harus dilakukan dengan kuat, serta untuk mengawal pemerataan dan peningkatan daya saing, diperlukan pembangunan yang tepat, tepat waktu, tepat biaya, dan tepat manfaat," paparnya.

Sekda juga berpesan bahwa sebagai Insan PUPR harus selalu menanamkan dalam diri sikap bekerja keras dengan cerdas dan ikhlas, bergerak cepat dengan sigap dan cermat serta bertindak tepat dengan hasil yang bermanfaat.

"Karena kita adalah Kementerian PUPR yang siap bekerja kapan saja dan di mana saja," jelasnya.

Baca: 4 Masalah Bertubi-tubi yang Dialami Zumi Zola Jelang Vonis Dirinya pada Kasus Gratifikasi & Suap

Selain itu, juga harus mampu memecahkan setiap persoalan dengan nyata dalam rangka membangun konektifitas untuk mempersatukan Indonesia, menyediakan tempat tinggal yang layak, meningkatkan ketahanan pangan dan air untuk kesejahteraan bangsa Indonesia.

"Intinya, mari kita bersama-sama meningkatkan kinerja dengan hasil karya yang merupakan buah dari solidaritas insan PUPR yang bermanfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya.

Hadir pula dalam acara ini Ketua DPRD Provinsi Jambi, Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas PU se-Kabupaten/Kota Provinsi Jambi, insan pers dan para tamu undangan lainnya.

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved