Pembakaran Ekskavator PETI Merangin
Pemilik PETI Balas Dendam, Tahan Belasan Motor dan Bakar 1 Motor Milik Warga
Pelaku PETI dan pemilik alat berat menahan belasan sepeda motor warga yang datang ke lokasi kejadian untuk membakar alat berat.
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Aksi pembakaran alat berat terjadi di Desa Sungai Arai, Desa Dusun Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, berbuntut panjang.
Pembakaran itu lantaran warga sudah geram dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin ( PETI) di wilayah tersebut.
Setelah alat beratnya dibakar warga, terduga pemilik alat berat melawan.
Pelaku PETI dan pemilik alat berat menahan belasan sepeda motor warga yang datang ke lokasi kejadian untuk membakar alat berat tersebut.
Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, pekerja dan keluarga pemilik PETI itu bukan hanya menahan sepeda motor, namun juga membakar sebuah sepeda motor.
"Kalau (jumlah) pastinya tidak tahu. Ada yang bilang 13 motor dan satu motor dibakar," kata Adam warga setempat.
Baca: Kondisi Ayah Zumi Zola sebelum Meninggal Dunia, Ini Paparan dalam Ilmu Medis
Baca: Kisah Masa Kecil Ayah Zumi Zola, Lahir di Masa Perang hingga Tinggal di Kota Jambi
Baca: FOTO-FOTO Ratu Munawaroh Menangis saat Jenazah Zulkifli Nurdin Diberangkatkan
Kapolsek Sungai Manau, Iptu Hilter Sinaga, mengatakan bahwa di Desa Dusun Baru Sakai terjadi pembakaran alat berat.
Namun, dia belum bisa memastikan detail kondisi di lapangan.
"Informasi demikian," kata Hilter Sinaga.
Kesal lantaran PETI
Sebelumnya, warga Desa Sungai Arai, Desa Dusun Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, merasa geram dengan aktivitas PETI yang semakin marak.

Akhirnya, satu alat berat dibakar warga.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/11).
Meski kejadiannya kemarin, namun kabar peristiwa itu baru menyebar hari ini.