Unjuk Rasa di Merangin. Mahasiswa Minta Pemerintah Tegas Atasi PETI

Pendemo menilai, Pemkab Merangin seolah membiarkan PETI merajalela di Kabupaten Merangin.

Penulis: Muzakkir | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/muzakkir
Mahasiswa dari PMII Cabang Merangin, Kamis (22/11/2018) unjuk rasa terkait PETI yang masih marak beroperasi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Merangin, menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (22/11/2018).

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut pemerintah daerah untuk serius menangani Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terjadi di Kabupaten Merangin.

Pendemo menilai, Pemkab Merangin seolah membiarkan PETI merajalela di Kabupaten Merangin. Sebab selama bertahun-tahun, PETI di Kabupaten Merangin masih terus beraktivitas.

Mahasiswa dari PMII Cabang Merangin, unjuk rasa terkait masih maraknya PETI
Mahasiswa dari PMII Cabang Merangin, unjuk rasa terkait masih maraknya PETI (tribunjambi/muzakkir)

Baca: Susul Dua Rekannya ke Lobang Jarum, Penambang Emas Ini Juga Tewas Keracunan

Baca: VIDEO: Hancurnya Sungai Jambi Akibat Penambangan Emas Ilegal, Lihat Perbedaan Airnya

Mereka menilai bahwa pemerintah dan aparat hukum tutup mata terkait permasalahan ini. Seolah tidak terjadi apa-apa di Kabupaten Merangin.

"Janji pemberantasan PETI hanya sebatas nada. Tidak ada bukti," sebut pendemo.

Aksi yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Cabang Merangin ini, dilakukan di bundaran depan kantor Bupati. Rencana mereka akan melakukan orasi lanjutan di Kantor Bupati Merangin. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved