Seminar Internasional Unja: Aturan Hukum Sumber Daya Alam Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Fakultas Hukum Universitas Jambi sukses menggelar Seminar Internasional dengan tema...
The 3rd International Seminar
THE NATURAL RESOURCES LAW FOR PEOPLE’S WELFARE
Faculty of Law, Jambi University
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Fakultas Hukum Universitas Jambi sukses menggelar Seminar Internasional dengan tema The Natural Resources Law For People’s Welfare atau Hukum Sumber Daya Alam Untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Seminar internasional ini dalam rangka menindaklanjuti kerjasama FH Unja dengan Goettingen University German, School of Law Charles Darwin University Australia, dan Thammasat University Thailand.

Seminar dibuka oleh Plt Gubernur Jambi yang diwakili Plt. asisten III Yazirman di Rumah dinas gubernur jambi, Minggu (11/11).
“Plt Gubernur menyambut baik seminar internasional yang diadakan FH Unja, hasil diskusi dan penelitian diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam mengatur sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dari sisi hukum”, ujar Yazirman Senin (12/11).
Bertempat di Swiss Belhotel, Sebanyak 200 peserta ikut hadir dalam kegiatan ini, baik akademisi maupun birokrat, seperti Pemerintah Provinsi Jambi, Universitas Sutan Agung Semarang, Universitas Riau, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Negeri Solo, Universitas Tanjung Pura, dan Universitas Jambi, Senin (12/11).
Hadir sebagai pembicara pada sesi pertama, Prof. Prasit Aekaputra dari Thammasat University Thailand, dengan presentasinya berjudul Deklarasi PBB tentang tanggung jawab masyarakat adat dan negara dalam polusi kabut lintas batas., Miranda Risang Ayu,S.H.,LL.M.,Ph.D dari UNPAD dengan materi ( The righ of Indigenous people in respect of genetic resources., Danial Kelly,Ph.D dari Charles Darwin University Australia dengan materi berjudul Hukum sumber daya alam dalam tantangan dan peluang australia untuk kesejahteraan rakyat., dan Dr.Siswo Pramono dari Kementerian Luar Negeri RI dengan judul materi Isu diplomasi indonesia saat ini dan strategi terhadap kebijakan Uni eropa tentang sawit Indonesia. Dipandu moderator Dr,Jaka Triyana,S.H.,M.A.,LL.M. dari UGM.
Sesi kedua menghadirkan Ros Vickers dari Australia dengan materi berjudul Planning and regulation of natural resources law in australia for Indigenous people (Enviropment Law Perspective), Peerapon jaderajananont, LL.M., Ph.D dari macquarie University law School NSW Australia dengan judul materi State policy on natural resources management for people’s welfare in thailand., Danial naek Crishendo, Ph.D., dari University of Gottingen Germany dengan materi Can people manage forest by themselves? Tragedy of the commons, common pool resources, and social ecological system framework., dan Badjia Mehraban membahas tentang Hak Kepemilikan Tanah dan Deforestasi Petani., dipandu moderator Dr,Forst,Bambang Irawan, S.P.,M.Sc dari Universitas Jambi.
Dekan Fakultas Hukum UNJA Dr.Helmi,S.H.M.H., mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan bagaimana memberikan kepastian pengelolaan sumber daya alam dari sisi jukum bagi masyarakat,
“Sebagai akademisi tentunya sebagai aktualisasi dalam memperjuangkan pengakuan dan kepastian hukum bagi rakyat dalam pengelolaan sumber daya alam khususnya hutan,”ujar Dekan FH ini
Dr.Helmi menyambut baik kehadiran para peneliti luar negeri, sebagai perbandingan untuk mengetahui sisi positif dan sisi negatif yang perlu diperbaiki.
Banyak materi yang disampaikan narasumber berkaitan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat, bagaimana tanggung jawab negara sesuai hukum internasional, prinsip dan praktek hukum sumber daya alam, pengaturan hukum SDA untuk masyarakat adat, kesepakatan negara-negara ASEAN tentang pencemaran asap lintas batas.
Pada hari ini (selasa,13/11), Prof,Prasit Aekaputra, Danial Kelly, Miranda Risang Ayu,S.H.,LL.M.,Ph.D., Peerapon Jaderajananont, LL.M., dan Dr.Heriibertus Jaka Triyana,S.H.,M,A.,LL.M berkesempatan untuk memberikan kuliah umum pada mahasiswa fakultas hukum Universitas Jambi.