Setiap Tahun Meningkat. 2018 Ini, Pemerintah Anggarkan Rp 2 Triliun untuk Sanitasi.
Tahun ini, pemerintah pusat menganggarkan senilai Rp2 triliun untuk kegiatan Sanitasi untuk dibagi di masing-masing kabupaten/kota.
Penulis: Rohmayana | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pertemuan City Sanitation Summit (CSS) ke XVIII di Kota Jambi, menjadi pertemuan penting bagi 487 kabupaten kota di Jambi. Karena lebih dari 90 persen kepala daerah berasosiasi dalam bidang sanitasi.
Hal ini disampaikan Danis Hidayat Sumadilaga, Dirjen Cipta karya kementrian PUPR bahwa kegiatan ini sangat penting karena Ciri kemajuan suatu kota dan daerah bagaimana Sanitasi dikelola baik. Misalnya pengelolaan, air minum, fasilaitas kesehatan, kebersihan drainase, dan hal-hal yang berhubungan dengan lingkungan lainnya.
Baca: Hasil Pertandingan Liga 1 Persipura Jayapura Vs Persija Jakarta, Gol Marco Simic Menangkan Persija
"Sehingga topiknya memang melekat pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Jadi, keberhasilan daerah itu dilihat dari sanitasinya," kata Danis Hidayat Sumadilaga, saat ditanyai sejumlah awak media Kamis (25/10).
Menurutnya, hal yang berkaitan dengan sanitasi menjadi tugas bersama termasuk pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Agar setiap daerah bisa mendorong masyarakat untuk peduli dengan lingkungannya.
Baca: Jadwal Siaran Langsung (LIVE) & Prediksi Europa League: Chelsea vs BETA Barisov Nanti Malam
"Nah dalam wadah AKKOPSI melalui CSS ini kita akan saling peduli dan saling berbagi. Misalnya kota Makasar ada suatu kegiatan yang bisa membersihkan lingkungan bersama masyarakat, atau ada inovasi lain bisa langsung dishare dengan kepala daerah lainnya," papar Danis.
Bahkan menurutnya, untuk anggaran Sanitasi dari pemerintah pusat sudah naik setiap tahunnya. Tahun ini, pemerintah pusat menganggarkan senilai Rp2 triliun untuk kegiatan Sanitasi untuk dibagi di masing-masing kabupaten/kota.
Baca: Buka Perkemahan Pramuka Santri Nusantara V di Jambi, Menag Katakan Pesantren Pelopor Patriotisme
"Tahun sebelumnya dana Sanitasi hanya sekitar 1,7 Triliun. Memang untuk Sanitasi di daerah dibagi dua. Ada yang APBD langsung, ada juga dalam bentuk dana stimulan," jelasnya.
Walaupun saat ini pemerintah lebih banyak mendorong pembangunan jalan dari pada pembangunan Sanitasi bilang Danis, hal tersebut harus dipandang positif, karena pembangunan jalan dan Sanitasi memiliki aksebilitas dan ketergantungan.
Baca: Kukri, Pisau Kecil Tentara Bayaran Gurkha yang Sangat Ditakuti
"Pembangunan lebih tinggi jalan lebih besar dapat dipahami akses ekonomi. Perlu kita garis bawahi bahwa Sanitasi bukan hanya untuk lingkungan saja melainkan masa depan bangsa," bebernya. (*)