Ketika Pasukan Khusus Filipina Berharap Bantuan dari TNI Karena Kewalahan Hadapi Militan ISIS

Sebagai pasukan khusus yang digembleng secara mati-matian, para personel Scout Ranger merupakan pasukan pilihan

Ketika Pasukan Khusus Filipina Berharap Bantuan dari TNI Karena Kewalahan Hadapi Militan ISIS
Moh Habib Asyhad
Scout Ranger, pasukan khusus filipina 

TRIBUNJAMBI.COM - Untuk menghadapi kekuatan pasukan pemberontak Maute yang telah berafiliasi dengan militan ISIS di propinsi Marawi, militer Filipina sebenarnya telah mengerahkan pasukan khususnya, Scout Ranger.

Sebagai pasukan khusus yang digembleng secara mati-matian, para personel Scout Ranger merupakan pasukan pilihan yang memiliki beragam kemampuan tempur untuk matra darat, laut, dan udara.

Para anggota Scout Ranger berasal dari berbagai satuan militer dan kepolisian Filipina yang mendaftar secara suka rela.

Sebelum diterima untuk menjalani pelatihan calon anggota Scout Ranger, para sukarelawan diseleksi terlebih dahulu baik secara mental maupun fisik.

Bagi yang lolos pada seleksi awal itu, para calon anggota Scout Ranger kemudian menjalani pelatihan yang dikenal brutal dan keras selama 24 minggu.

Baca: Diprediksi 5 Zodiak Ini Bakal Meraih Kesuksesan di Masa Depan

Baca: Mengenal Baret dari Pasukan Tempur TNI yang Miliki Warna Berbeda-beda

Tujuan pelatihan yang brutal, keras, dan berisiko pada kematian itu bertujuan untuk membentuk stamina fisik, mental, dan psikologi calon anggota Scout Ranger yang dalam misi tempurnya akan menghadapi tantangan di luar batas kemampuan manusia.

Pelatihan keras dan brutal yang harus dijalani para calon anggota Scout Ranger antara lain, lari dengan membawa beban seberat 35 kg dalam waktu 100 jam tanpa tidur dan istirahat.

Dalam kondisi kelelahan mereka harus menjalani pelatihan menjadi tawanan dan rela disiksa selama 17 jam.

Latihan penyiksaan itu adalah semua calon Scout Ranger hanya memakai celana kolor dan harus kuat disiksa selama 17 jam.

Baca: Tuding Aparat Jadi Calo Tiket Asian Para Games, Presenter Augie Fantinus Ditahan

Baca: Tak Cuma Mengerikan di Udara, Sat Bravo 90 TNI AU Juga Ganas Saat Gilas Musuh di Darat

Tujuan latihan penyiksaan itu bukan untuk menciptakan trauma bagi para peserta tapi untuk menanamkan pemahaman bahwa mereka jangan sampai tertangkap musuh karena bisa menjalani penyiksaan hingga mati.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help