Dinkes Batanghari Lakukan Uji Sample Pada Telur Itik yang Diduga Plastik

Nanti dengan adanya hasil dari pemeriksaan lebih lanjut kata Rizal, masyarakat menjadi lega dan tidak khawatir lagi.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/abdullah usman
Rizal memperlihatkan telur yang dibelinya yang diduga palsu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Telur yang diduga palsu dan terbuat dari plastik yang ditemukan Rizal, warga KM 1 Muara Bulain, sample nya telah dibawa pihak kepolisian dan dinas kesehatan.

Menurut Rizal, ia membeli telur tersebut sejak sepekan lalu.

"Lebih kurang sudah satu minggu saya beli dari teman. Sampai sekarang telurnya tidak berubah, tidak busuk, jugo masih macam itulah," sebut Rizal.

Baca: Kuning Telur Menyerupai Jeli, Warga Muara Bulian Temukan Telur Palsu Diduga Dari Plastik

Ia mengatakan, selama lebih kurang satu minggu tersebut telur-telur mencurigakan itu diletakkan bukan di dalam kulkas sehingga kondisi telur tidak dijaga kesegarannya.

Beberapa hari lalu, ia sudah melaporkan temuan tersebut ke pihak Polres Batanghari. Pihak kepolisian kata dia, juga sudah mengambil sampel telur tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Telur itik yang diduga palsu
Telur itik yang diduga palsu (tribunjambi/abdullah usman)

"Kemaren satu butir sudah diambil pihak kepolisian untuk dicek, dan dua lagi diserahkan ke dinas kesehatan Batanghari, untuk ditindaklanjuti pula," jelasnya.

Ia berharap, dengan telur tersebut dilakukan pengujian dapat segera diketahui kebenarannya. Bukan bermaksud untuk merugikan pedagang telur atau sebagainya. Nanti dengan adanya hasil dari pemeriksaan lebih lanjut kata Rizal, masyarakat menjadi lega dan tidak khawatir lagi.

Baca: Belum Bisa Akses Portal sscn.bkn.go.id? Ini Tips dari BKN

Sementara itu, Dinas kesehatan Batanghari setelah menerima telur tersebut pihaknya belum berani menyimpulkan atau memberikan keterangan lebih lanjut.

"Untuk sementara sampel telur akan kita lakukan pengujian laboratorium melalui balai POM. Kemungkinan hasil dari pemeriksaan tersebut baru bisa diketahui satu bulan kedepan," bilang Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, Dr. Elfi Yennie. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved