Penyaluran PKH di Batanghari Tidak Tepat Sasaran, Dinsos Sebut Ada Kesalahan Teknis

Meski demikian namanya tetap aktif sebagai penerima program PKH di pusat.

Penyaluran PKH di Batanghari Tidak Tepat Sasaran, Dinsos Sebut Ada Kesalahan Teknis
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Warga penerima bantuan PKH menunjukkan bukti sebagai penerima bantuan. Hanya saja, ia belum bisa menikmati bantuan tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Permasalahan bantuan penerima keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Batanghari yang diduga tidak tepat sasaran, ditanggapi oleh Dinas Sosial Batanghari.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Batanghari, Bustomi, tidak berkomentar banyak terkait hal tersebut. Namun dirinya beranggapan kejadian tersebut kemungkinan besar disebabkan karena teknis dalam penyaluran yang terjadi perubahan dari tahun tahun sebelumnya.

Baca: Dinsos Sebut Buku Tabungan Peneima PKH di Batanghari Nyasar ke Daerah Lain, Kok Bisa

"Nanti saya liat dulu datanya. Saya juga baru tau bahwa ada penerima PKH yang masih terdata, namun tidak menerima bantuan tersebut. Menurut saya, itu pasti ada kesalahan teknis saja. Karena sebelumnya kita masih menggunakan sistem tunai. Sedangkan sekarang sistem serba non tunai," jelas Bustomi.

Sebelumnnya terdapat permasalahan dalam penerima program PKH di Kabupaten Batanghari, dimana Maryulis, warga pasar baru yang sebelumnya aktif menerima bantuan PKH dari pemerintah daerah. Secara tiba tiba haknya tersebut tidak lagi diterima setahun terakhir. Meski demikian namanya tetap aktif sebagai penerima program PKH di pusat.

Baca: Tiga Kali Pencairan, Tapi Ribuan Penerima Bantuan PKH di Batanghari Belum Terima Bantuan

Baca: Link Live Streaming Final Japan Open 2018 Markus/Kevin Klik Link Disini, Sebentar lagi Mulai

Lebihblanjut dikatakannya, berdasarkan yang disampaiakan Menteri Sosial RI dalam teks tertulisnya yang dibacakan oleh Ketua Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung, Dr Dwi Heru Sukoco M.Si pada acara penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai PKH di Kabupaten Batanghari, beberapa waktu yang lalu.

Dalam amanatnya tersebut, kepada masyarakat di seluruh Indonesia dinas menjamin penyaluran bantuan sosial untuk suskses tuntas. Pada Agustus 2018 baik penyaluran PKH tahap 3 dan Rastra tahap 4, proaktif dalam mengkoordinasikan dan mensinergikan seluruh unit kerja termasuk himbauan terhadap semua jenis bantuan sosial, sehingga menjamin efektifitas kerja.

Baca: Pengda Indonesia Off-Road Federation Jambi Dilantik

Kemudian aktif secara terus menerus memperbaiki data, sehingga semakin valid dan sinkron dengan data pusdatin yang ada pada Kemensos, guna menjamin terwujudnya ketetapan penerima manfaat program bansos dan aktif secara terus menerus mendorong penerima program menuju kearah mandiri sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

"Itu seperti yang disampaiakan Menteri Sosial RI dalam teks tertulisnya, pada acara penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai PKH di Kabupaten Batanghari lalu," jelasnya.(*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help