Pemprov Jambi Dukung Program GPN

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung dengan adanya GPN ini.

Pemprov Jambi Dukung Program GPN
tribunjambi/fitri
Kegiatan GPN yang diselenggarakan Bank BI Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi mengkampanyekan Gerbang Pembayaran Nasional, Minggu pagi (16/9) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Telanaipura.

Dalam acara kampanye GPN, terdapat 35 stand bank, baik bank konvensional maupun bank Syariah yang ikut menyemarakkan GPN yang diselenggarakan oleh BI Provinsi Jambi.

Baca: BI Ajak dan Edukasi Masyarakat Jambi, Lewat Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional

Kampanye GPN dihadiri oleh Plt. Gubernur Jambi Fachrori Umar, perwakilan Kapolda Jambi, perwakilan Kepala Kantor OJK Jambi, Kepal Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Jambi, Ketua ISEI Jambi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi dan Universitas Islam Negeri STS Jambi, serta Pimpinan Perbankan anggota BMPD Jambi berserta karyawan.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung dengan adanya GPN ini. Ia berharap melalui kampanye GPN membuat masyarakat lebih percaya lagi pada bank pilihannya.

Baca: Soeharto Menghias Makam Ibu Tien dengan Emas? Hingga Saat Dirinya Wafat, Hal Aneh Banyak Terjadi

GPN menjadi terobosan dalam menghilangkan fragmentasi melalui interkoneksi antara penyelenggara jasa sistem pembayaran. Kehadiran GPN diharapkan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dan memudahkan untuk melakukan transaksi pembayaran dengam biaya yang lebih rendah.

"Biaya yang lebih rendah tersebut dapat dinikmati oleh pedagang maupun pembeli, bahkan untuk penerima bantuan sosial pemerintah, sehingga penerimaan manfaat atau bantuan tidak dikenakan biaya untuk melakukan pencairan," ujarnya.

Pemprov Jambi mendukung kegiatan Gerakan Pembayaran Nasional (GPN) yang diadakan Bank BI
Pemprov Jambi mendukung kegiatan Gerakan Pembayaran Nasional (GPN) yang diadakan Bank BI (tribunjambi/fitri)

Dikatakanya hal ini merupakan suatu upaya untuk mewujudkan sistem pembayaran nasional yang aman, lancar dan handal dalam membangun ketahanan dan pengembangan serta meningkatkan daya saing, karena itu pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung integrasi operasi dan koneksi sistem pembayaran di domestik melalui GPN.

"Kita sangat mendukung kegiatan ini, dan kepada seluruh masyarakat Jambi supaya menukar kartunya yang lama ke kartu Berlogo GPN agar dapat bertransaksi lebih aman dan nyaman," imbaunya.

Baca: Suasana Penjara yang Dipenuhi Tahanan Politik di Madiun Ketika Terjadinya G30S/PKI

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Bayu Martanto mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jambi dan seluruh stakeholder terkait yang telah memberikan dukungan pada kampanye GPN pada hari ini. Agar sistem pembayaran ini bisa lebih aman, efisien dan handal dibutuhkan kerjasama pihak terkait dan juga masyarakat.

"Karena kita ingin sistem pembayaran ini bisa lebih aman, efisien dan handal, dan seluruh pelaku kepentingan dapat bersama sama membuat lah tersebut terwujud, dari sisi pemerintah juga ada bantuan pangan non tunai, salah satunya program sosial yang menggunakan kartu, itu juga ada pada sistem pembayaran, jadi keberhasilan penyaluran itu juga didukung oleh sistem pembayaran," ujarnya.

Kegiatan GPN yang diadakan BI Jambi di kawasan Telanaipura, Minggu (16/9)
Kegiatan GPN yang diadakan BI Jambi di kawasan Telanaipura, Minggu (16/9) (tribunjambi/fitri)

Selain itu dengan hadirnya GPN, baik perbankan, masyarakat maupun pedagang didunia usaha tentu membutuhkan sistem pembayaran yang aman dan handal. Masyarakat juga tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang besar, tidak dibebani biaya transaksi yang tinggi.

"Perbankan dan pedagang tidak perlu menyediakan kanal pembayaran yang banyak yang justru membuat ribet, dan dapat terhindar dari resiko uang palsu, itu semua bisa terwujud kalo kita bisa mensukseskan transformasi dari kartu yang lama ke kartu berlogo GPN," pungkas Bayu.

Baca: Ternyata Begini Alasan Anisa Rahma Mau Dinikahi oleh Penyanyi Anandito Dwi

Sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional disebutkan bahwa, penerbit diminta memastikan bahwa nasabah pemegang kartu ATM/Debet memiliki minimal satu kartu berlogo GPN pada tanggal 1 Januari 2020.

Ketentuan penerbitan kartu berlogo GPN tersebut, sudah mulai berlaku sejak 1 Januari 2018 lalu. Karena itu masyarakat dihimbau menukarkan kartu ATM/Debet lama ke Kartu ATM/Debet berlogo GPN di bank terdekat, dengan syarat membawa kartu ATM/Debet lama, KTP dan buku tabungan.(*)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved