Benarkah Soeharto Akan Diracun Seorang Wanita yang Mengaku Anaknya? Ramalan yang Jadi Kenyataan

Sepertinya kisah Soeharto tidak ada habis-habisnya untuk dibahas. Ada 2 kisah Soeharto yang wajib diperbincangkan.

Benarkah Soeharto Akan Diracun Seorang Wanita yang Mengaku Anaknya? Ramalan yang Jadi Kenyataan
Soeharto dan Ibu Tien 

TRIBUNJAMBI.COM - Sepertinya kisah Soeharto tidak ada habis-habisnya untuk dibahas.

Ada 2 kisah Soeharto yang wajib diperbincangkan, yaitu meletusnya peristiwa G 30 S PKI dan saat lahirnya Supersemar.

Dimana posisi Soeharto ketika terjadi aksi penculikan besar-besaran terhadap para jenderal TNI AD? Benarkah Soeharto akan diracun seorang wanita yang mengaku sebagai anak Soeharto? Berikut kisahnya:

POSTUR tubuhnya tak terlalu tinggi. Umurnya, kira-kira lebih dari 50 tahun. Ketika berbicara, laki-laki tak dikenal itu selalu menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia.

Pria keturunan India itu, suatu hari mampir ke rumah Soeharto di Jl Agus Salim, Jakarta. Ketika itu Soeharto berpangkat mayor jenderal dan menduduki posisi cukup penting --Pangkostrad.

Entah siapa yang mengajak pria itu mampir ke rumah Pangkostrad. Yang jelas, pria itu diterima Ibu Tien Soeharto, sang pemilik rumah. Setelah dipersilakan duduk, pria itu menawarkan barang dagangannya, berupa batu-batu permata yang berwarna-warni.

Sayangnya ketika berbagai jenis permata itu ditunjukkan, Ibu Tien tidak begitu tertarik. Pria itu lalu mengeluarkan ‘jurus’ baru, mengaku bisa meramal nasib seseorang.

Baca: Perjuangan Anak Rimba untuk Mendapatkan Pendidikan, Rela Berjalan 2 Jam Demi Sekolah

Baca: Keistimewaan 1 Muharram 1440 H Bagi Umat Islam

Sontak Ibu Tien menjadi tertarik dan ingin mendengarkan ceritanya.

"Sekedar mengisi keisengan saya setuju saja. Setelah orang itu melakukan cara-cara sesuai 'ilmunya', ia lalu menceritakan keadaan masa lalu saya. Banyak yang cocok. Saya jadi penasaran sehingga ingin tahu lebih lanjut apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang," kenang Ibu Tien seperti yang terungkap dalam buku otobiografinya berjudul Siti Hartinah Soeharto Ibu Utama Indonesia.

Dialog pun berlanjut, hingga akhirnya mengarah kepada nasib Soeharto. Lagi-lagi sang penjual akik mempertontokan 'jurus’-nya.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved