DPO Kasus Pencabulan di Tanjabtim Dibekuk di Lorong Koni, Tim Sudah Intai Tiga Hari

Tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap seorang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencabulan

DPO Kasus Pencabulan di Tanjabtim Dibekuk di Lorong Koni, Tim Sudah Intai Tiga Hari
tribunjambi/mareza sutan a j
Tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap seorang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencabulan yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur, Sabtu (1/9/18). Terpidana atas nama Heriyanto alias Atek bin Ayu ditangkap di lorong Koni 1, nomor 44, kelurahan Talang Jauh, kecamatan Jelutung, Kota Jambi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap seorang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencabulan yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur, Sabtu (1/9/18). Terpidana atas nama Heriyanto alias Atek bin Ayu ditangkap di lorong Koni 1, nomor 44, kelurahan Talang Jauh, kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Berdasarkan informasi yang Tribunjambi.com peroleh, yang bersangkutan diamankan oleh Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi dan Tim Jaksa Eksekutor Pidana Umum Kejari Tanjung Jabung Timur dibantu oleh Intelijen Kejaksaan Negeri Jambi, sekitar pukul 7.15 WIB.

Kasi Penegak Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Dedy Susanto menyampaikan, DPO tersebut telah diintai selama tiga hari.

"Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi dan Tim Jaksa Eksekutor Pidana Umum Kejari Tanjab Timur dibantu oleh Intelijen Kejaksaan Negeri Jambi selama 3 hari melakukan pengintaian,sehingga tertangkap. Terdakwa langsung diamankan di Kejaksaan Tinggi Jambi dan nantinya akan dilaksanakan eksekusi di Rutan Muara Sabak," Dedy menjelaskan.

Eksekusi tersebut berdasarkan putusan Kasasi No 1943 /K/Pidsus/2017 tanggal 16 November 2017. Dalam putusan tersebut, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana Percabulan dan melanggar Undang-undang Perlindungan Anak.

"Selanjutnya dia harus menjalani pidana penjara selama delapan tahun dan denda sebesar Rp 100 juta, dengan subsidiair empat bulan kurungan," kata dia.

Terpidana dijerat pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
(cre)

Tags
pencabulan
Penulis: Mareza
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved