Kasus Pembunuhan

Sering Dihina - Wanita Ini Masukkan Racun Ular dalam Suguhan Pesta. 88 Dilarikan ke RS

Seorang wanita di India didakwa telah membunuh lima orang dalam satu acara pesta di India karena telah menghina masakannya.

Sering Dihina - Wanita Ini Masukkan Racun Ular dalam Suguhan Pesta. 88 Dilarikan ke RS
Net

TRIBUNJAMBI.COM, NEW DELHI - Seorang wanita di India didakwa telah membunuh lima orang dalam satu acara pesta di India karena telah menghina masakannya.

Peristiwa terjadi di di Mahad dalam daerah Raigad pada 18 Juni lalu.

Polisi mengatakan, tersangka Pradnya Survase dari Khalapur, berniat membunuh suaminya, ibu mertua serta dua kakak ipar dan satu orang lainnya karena mereka sering mengejek kemahirannya memasak.

Baca: Bingung Menolak Ajakan Pasangan? Coba Cara Ini!

Dijelaskan polisi, Survase didakwa mencampurkan racun ular ke dalam kuah dalam panci yang kemudian dihidangkan kepada tetamu. Akibatnya 88 orang dirawat di rumah sakit, dan lima orang tewas.

Penyidik dari Kantor Polisi Khalapur, Vishwajeet Kaingade mengatakan kepada Hindustan Times: "Terdakwa mengklaim bahwa sejak pernikahannya dua tahun lalu, dia dihina hampir setiap hari karena kulit gelap dan tidak bisa memasak dengan baik."

Survasi telah bercerai dengan suami pertamanya, juga percaya saudara mereka telah merusak pernikahan keduanya.

Diketahui, sekitar 120 orang diundang ke pesta dari jam 14.30 sampai 11.30 malam.

Tetapi mereka yang makan pada waktu itu mulai berasa mual, muntah dan sakit perut setelah beberapa jam kemudian.

Tes forensik mengungkap keberadaan pestisida dalam kuah dan bekas tempat racun ditemukan di dekat rumah.

Survase dituduh membunuh, konspirasi percobaan pembunuhan berdasarkan KUHP India.

Jika divonis bersalah, Survase bisa dikenakan hukuman mati.

Baca: Dibayar Untuk Mengandung Bayi Pria Asal China, 31 Wanita Digerebek. Begini Alurnya

Baca: Wanita Culik Bayi dari RS, Lalu Rawat Seperti Anak Sendiri. Ini yang Terjadi 20 Tahun Kemudian

Sumber: Hindustan Times/metro.co.uk

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved