VIDEO

VIDEO: Korban Tenggelam di Sungai Batang Merangin Ditemukan, Begini Kondisinya

Setelah berjibaku dengan derasnya air, akhirnya Redo (16) yang hanyut saat mandi Minggu sore ditemukan.

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Setelah berjibaku dengan derasnya air, akhirnya Redo (16) yang hanyut saat mandi Minggu sore ditemukan.

Redo ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar empat kilometer dari titik awal ia tenggelam. Jasadnya ditemukan mengapung di tepi sungai Batu Gajah belakang LP Kelurahan Dusun Bangko, Selasa (12/6).

Korban ditemukan oleh tim sekitar pukul 11.10 WIB tadi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPBD Merangin Mardiansah Saidi.

Baca: Sukseskan Asian Games, Ini Rangkaian Kegiatan yang Akan Digelar FIK Universitas Jambi

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian lebih kurang 32 jam, jasad Redo ditemukan mengambang di pinggir sungai oleh Tim SAR,” kata Mardiansah Saidi.

Proses pencarian korban sempat terkendala oleh derasnya air. Berbagai upaya telah dilakukan petugas bahkan pihak keluarga juga telah mendatangkan orang pintar, namun baru ditemukan pagi tadi. 

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah bengkak dan telah mengeluarkan bau tak sedap. Untuk itu, setelah dimasukkan kekantong jenazah, petugas langsung menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Tidak lupa saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras dan kerja sama semua pihak dalam pencarian korban. Kepada masyarakat diimbau untuk selalu mengawasi putra-putrinya agar tidak bermain-main ke sungai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Merangin Mardiansah Saidi.

 Baca: H-2 Lebaran, Harga Daging Sapi Capai 150 Ribu

Baca: Pedagang Ketupat Mulai Bermunculan, Ada yang dari Daun Pandan.  Harga Mulai Rp 600-an

Untuk diketahui, Redo hanyut dan tenggelam saat sedang mandi disungai bersama tiga temannya Adit, Dafa dan Putra di sungai Batang Mesumai sekira jam 16.00 WIB, pada hari Minggu (10/6).

Mengetahui kejadian itu, aggota TRC BPBD Merangin di bantu personel dari Brimob, SAR dari Basarnas Muara Bungo, TNI, Polri, dan Senkom Mitra Polisi langsung melakukan pencarian.

Pencarian korban sempat terhenti karena cuaca dan hari telah gelap. Dihari kedua, proses pencarian terus dilakukan. Saat upaya penggeburan, petugas sudah melihat siku korban, namun karena besarnya ombak, petugas gagal menyelamatkannya dan korban kembali tenggelam.

Baca: Pengurus Masjid Agung Al Falah Telah Lakukan Persiapan, Ini Petugas yang Ditunjuk

Baca: 5 Calon Tetap Lanjut Verifikasi Faktual

Baca: Antisipasi Karhutla Selama Libur Lebaran, BPBD Tanjabtim Bentuk Tim Reaksi Cepat (TRC)

Penulis: muzakkir
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help